Malang (beritajatim.com) – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep bertemu ribuan Santri Ponpes An Nur 3 Bululawang, Kabupaten Malang, Senin (4/12/2023).
Dalam pertemuan bertajuk Silaturahmi Kaesang Pangarep itu, putra bungsu Presiden Jokowi membagikan buku dan uang tunai pecahan Rp 100 ribu.
Silaturahmi berlangsung singkat. Kurang dari satu jam. Setibanya di Aula Ponpes, Kaesang langsung menyapa ribuan santri putra dan putri. Di dampingi KH Mashudi Busyiri selaku Pengasuh Ponpes An Nur 3, Kaesang juga menerima surban dari Kiai Abdurahman.
Kaesang kemudian memberi sambutan singkat. Adik kandung Cawapres nomer urut 2 Gibran Rakabuming Raka itu lalu meminta salah satu santri maju.
“Perkenalkan, saya Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Santri Indonesia,” kata Kaesang disambut tawa ribuan santri, Senin (4/12/2023).

“Siapa yang ingin uang Rp100 ribu silakan maju,” tambang Kaesang.
Santri awalnya malu malu. Kaesang kemudian berdiri mendekati garis pembatas antara santri putri dan santri putra. “Siapa yang bisa menjawab pertanyaan saya dapat uang seratus,” ujar Kaesang lagi.
BACA JUGA:
Kaesang ke Magetan: Sekalian Mengkampanyekan Mas Gibran
Tanpa dikomando, Santri putra dan putri kompak mengerubuti Kaesang. Protokol acara sampai kewalahan menahan ratusan santri yang coba mendekati Kaesang. “Sabar, satu satu, jangan berebut,” ucap Kaesang.
Kaesang juga memberikan uang Rp 200 ribu bagi santri yang hapal Surat Ar Rahman. Uang tersebut ia keluarkan dari tas bergambar boneka yang disebut Kaesang sebagai “James Junior”.

Selepasnya, Kaesang kembali memberikan beberapa lembar uang dan mengakhiri kunjungannya karena waktu Salat Dhuhur tiba. Tim Kaesang lalu membagikan buku tulis pada seluruh santri.
BACA JUGA:
Kaesang ke Magetan, Beli Sarung di Pasar Wisata Plaosan
Usai acara, Kaesang mengaku senyumin saja kampanye Pilpres 2024 hari ini. Saat ditanya awak media perihal kritik yang menyerang Gibran kakaknya, Kaesang hanya tersenyum.
“Senyumin saja. Tak banyak bicara adalah karakter kakak,” tuturnya.
Kaesang juga mengamanatkan pada ribuan santri agar Manut pada guru dan kiai. “Pesan saya, seorang santri untuk manut dan patuh kepada guru dan kiainya,” pungkas Kaesang. [yog/beq]






