Jombang (beritajatim.com) – Seorang wartawan Jombang kabur saat divaksin, Kamis (25/2/2021). Dia adalah Fajar El Jundi (22). Sehari-hari, Fajar menjadi stringer di sebuah stasiun televisi swasta.
Fajar mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar di Media Centre Pemkab Jombang bersama puluhan wartawan lainnya. Sehari sebelumnya, Fajar sudah menyetorkan data untuk keperluan vaksinasi itu. Sejak pagi, pria asal Kecamatan Bandarkedungmulyo Jombang ini sudah mengantre di lokasi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksin”]
Tak ada ketegangan pada wajah Fajar saat namanya dipanggil. Mengenakan baju lengan panjang, Fajar duduk di kursi yang sudah disiapkan. Sementara di sebelahnya, petugas medis berpakaian kuning sudah siap dengan peralatan suntik.
Fajar kemudian mengangkat lengan baju yang menutupi bahunya. Hal itu agar memudahkan petugas untuk melakukan penyuntkan. Nah, saat petugas memegang lengan Fajar, dia kaget bukan kepalang. Secara reflek, dia menyorongkan tubuhnya ke samping. Menjaga jarak agar jarum suntik yang dipegang petugas tidak menyentuh lengannya.
Sejurus kemudian, Fajar malah berbuat lebih nekat. Dia beranjak dari kursi dan meninggalkan lokasi. Tentu saja, sejumlah wartawan yang melihat adegan tersebut bereaksi beragam. Ada yang tertawa, ada juga yang meneriakinya agar tak meninggalkan lokasi.
M Faisol (47), yang ada di dekat Fajar langsung bertindak. Kru Radar Jombang ini langsung menggeret tangan Fajar dan mendudukannya ke tempat semula. Fajar kembali duduk. Dia mengatur nafas, matanya dipejamkan. Lengan bajunya kembali dinaikkan. Lalu petugas medis menyuntikkan vaksin Covid-19 itu. Walhasil, kali petugas sukses memasukkan vaksin ke tubuh wartawan televisi ini lewat lengan sebelah kiri.

“Saya dari kecil tidak pernah suntik. Jadinya begitu melihat jarum suntik, saya takut. Tapi Alhamdulillah, akhirnya selesai. Saya ikut vaksinasi,” kata Fajar yang berusaha menenangkan diri di pojok ruangan setelah vaksinasi.
Terpisah, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab mengatakan, sebanyak 30 jurnalis di Jombang hari ini menjalani suntik vaksin covid-19. Selain puluhan awak media, ada 2 ribu pegawai atau Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI serta Polri yang menjalani suntikan vaksin untuk periode kedatangan ke dua ini.
“Selain di Pemkab Jombang, vaksinasi juga berlangsung di masing-masing instansi. Untuk dari wartawan ada 30 orang. Kemudian pegawai Dinas Kominfo juga menjalani vaksin di media centre,” kata Bupati Mundjidah.
[berita-terkait number=”3″ tag=”wartawan”]
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Jomang, Budi Winarno menjelaskan, sesuai data jumlah vaksin yang datang di tahap kedu sebanyak 9 ribu dosis. Jumlah itu akan diprioritaskan untuk pegawai negeri setempat dengan tahap penyelesaian hingga satu minggu kedepan.
“Hari ini wartawan dan ASN Dinas Kominfo. Besok tokoh agama dan tokoh masyarakat. Untuk ASN vaksinasi dilakukan secara bertahap,” imbuhnya. [suf]






