Magetan (beritajatim.com) – Sebuah kios warung makan penyetan pada deretan Pasar Agrobis di Keluarahan/ Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan terbakar pada Rabu (04/10/2023) pukul 15.00 WIB. Kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
Pedagang pasar dan pengguna jalan digegerkan dengan asap hitam yang membumbung tinggi dari bangunan yang digunakan untuk berjualan penyetan oleh pasangan Dani Firmansah dan Anis Fatun tersebut. Sejumlah warga berhamburan mencoba memadamkan api, namun karena saat kejadian kios terkunci rapat, warga kesulitan memadamkannya.
“Warung makan itu, hari ini tutup karena yang jualan keluarganya ada yang meninggal. Pada saat asap membumbung tinggi kami kesulitan memadam tak bisa masuk. Akhirnya ramai-ramai kami buka paksa,” kata Setu, salah seorang juru parkir setempat.
Baca Juga: Aset Dipasangi Bendera Parpol, PT KAI Kediri Mengadu ke PPS
Usai berhasil dibuka, aliran listrik segera dimatikan. Dengan alat seadanya warga segera memadamkan api dengan alat seadanya. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu.
“Alhamdulillah, tidak seberapa. Mobil Damkar Magetan yang dihubungi tiba dan langsung melakukan penyemprotan hingga api padam,” jelasnya.
Terpisah Kapolsek Plaosan AKP Joko Yuhono mengatakan, seluruh isi kios berupa peralatan jualan ludes terbakar. Serta, rangka atap berupa kayu juga terdampak. Dugaan sementara penyebabnya terbakarnya kios akibat hubungan arus pendek di dalam warung.
Baca Juga: DCT di Kabupaten Malang Tersisa 590 Bacaleg
“Tabung gas untuk masak aman, tidak meledak atau pun menyala sebelumya karena memang tutup. Dugaan sementara itu tadi korsleting listrik mengigat di dalam terdapat kabel kabel kecil semrawut,” kata Joko. [fiq/ian]






