Surabaya (beritajatim.com) – Desainer fashion hijab, Lia Afif menunjukkan karya terbarunya dengan mengusung tema Manika Astara yang terinspirasi dari Bahasa Sansekerta yang memiliki makna manik mata dan bintang.
Dengan memadukan manik-manik dengan cutting batik dan lurik, wanita asal Jombang ini mengeluarkan 14 koleksi terdiri dari dua desain busana pria dan 12 desain busana wanita.
“Saya tampilkan koleksi kebaya dalam satu rangkaian warna yang sama dengan busana lain karya saya,” ungkap Lia Afif.
Kombinasi warna kombinasi navy blue, shiffon dan hitam mendominasi koleksinya kali ini. Yang tak lupa mencampur beberapa jenis batik dari berbagai daerah.
Lia kembali menampilkan desain gaun kebaya. Tampilan brokat dirancang lebih modern dengan sentuhan Wastra Nusantara.
Warna biru navy mempertegas balutan gaun kaya layer, payet dan bordir. Gaun ini selain anggun dan elegan juga memancarkan gradasi yang menenangkan serta megah dan glamor.
“Inspirasinya ingin menampilkan dress kebaya yang glamour tapi tetap elegan,” singkatnya.
Dress brokat mengandung nilai budaya yang mendalam. Detail pada busana brokat menciptakan dimensi ekstra dan siluet keindahan.
Warna biru navy mempertegas balutan gaun berukuran panjang hingga di bawah mata kaki tersebut.
Pada bagian belakang kebaya tersebut ia tambahkan sayap ekor yang dapat dibongkar pasang sehingga mampu menambah kesan dramatis.
Model bongkar pasang pada ekor gaun atau panel biasanya diletakkan di pinggang. Namun, Lia mengadaptasinya di punggung atau pundak atas. Tampilan glamor seperti jubah berbahan brokat.
Lia Afif mengenalkan sebagian desainer kebaya yang selalu konsisten dengan penggunaan bahan-bahan keindahan Wastra Nusantara. [ian]






