Pamekasan (beritajatim.com) – Atmosfer berbeda akan menyelimuti laga Derby Suramadu saat Madura United FC menjamu Persebaya Surabaya, pada lanjutan Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu (3/1/2026). Sebab laga sarat gengsi tersebut dipastikan digelar tanpa kehadiran penonton, sehingga duel bakal berlangsung tanpa deru dukungan langsung suporter dari kedua tim.
Keputusan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi antara manajemen Madura United bersama kepolisian dan unsur pengamanan terkait, di antaranya dengan mengacu pada regulasi PSSI yang tidak memperbolehkan kehadiran suporter tim tamu, sekaligus sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang dapat merugikan klub.
Safety Security Officer Madura United FC, Sapto Wahyono, menyatakan bahwa keputusan tersebut juga didasarkan pada evaluasi dari pengalaman sebelumnya, khususnya terkait sanksi denda yang pernah diterima klub akibat pelanggaran regulasi pertandingan.
“Kami belajar dari pengalaman sebelumnya terkait sanksi denda. Oleh karena itu, meskipun pertandingan digelar tanpa penonton, pengamanan tetap dilakukan secara maksimal dengan melibatkan unsur TNI dan Polri,” kata Sapto Wahyono, Selasa (30/12/2025).
Menurutnya, pengamanan berlapis tetap menjadi prioritas demi memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar. Seluruh personel pengamanan akan ditempatkan di area stadion dan sekitarnya untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.
“Atas kebijakan ini, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan seluruh pendukung setia Laskar Sape Kerrab yang tidak dapat memberikan dukungan langsung di stadion. Kami mohon maaf, dan kami sangat berharap dukungan penuh dari rumah demi kelancaran pertandingan dan kesuksesan tim,” ungkapnya.
Meski tanpa sorak-sorai penonton, Derby Suramadu tetap diyakini menyajikan pertandingan sengit dan penuh determinasi, rivalitas, gengsi, dan semangat juang kedua tim di atas lapangan diharapkan mampu menghadirkan laga seru, meski tanpa deru tribun stadion.
Laga tersebut sekaligus menjadi salah laga paling panas dan sarat gengsi di kompetisi sepak bola nasional. Meski tanpa penonton, duel tim kebanggaan suporter Madura Bersatu kontra tim kebanggaan Bonek tetap diharapkan menyajikan pertandingan menarik dan menjunjung tinggi sportivitas. [pin/ian]






