Pamekasan (beritajatim.com) – Laga bertajuk Derby Suramadu antara Persebaya melawan Madura United FC, pada pekan keempat BRI Liga 1, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, berakhir dengan skor imbang 2-2, Minggu (14/8/2022).
Pada laga tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab sempat unggul cepat 1 gol melalui aksi Lulinha meneruskan umpan Esteban Viscara pada menit 7′. Serta dibalas oleh gol Silvio pada menit 28′, skor 1-1 pada interval pertama untuk kedua kesebelasan.
Memasuki babak kedua, Bajul Ijo justru sukses membalikkan keadaan berkat gol cantik Sha Yamamoto pada menit 48′. Namun akhirnya Cleberson Martins sukses menyamakan skor menjadi 2-2 pada masa injury time, tepatnya pada menit 93′.
Pertandingan antara tim binaan Aji Santoso dan Fabio Lefundes, berlangsung menarik dan menyajikan permainan berkelas. Sekalipun terdapat beberapa keputusan wasit yang ‘merugikan’ kedua tim, sehingga pada akhirnya kedua tim harus sama-sama puas dengan raihan 1 poin.
[berita-terkait number=”3″ tag=”derby-suramadu”]
Hanya saja kerasnya pertandingan di lapangan berbanding terbalik dengan suasana kekeluargaan antara petinggi kedua klub maupun suporter, mereka tetap bersahabat dengan tetap menjunjung tinggi sportifitas.
“Jangan terprovokasi oleh siapapun, sepakbola ada bersahabat,” kata Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi dikutip dari salah satu jejaring media sosial (medsos) pribadinya bersama Bos Persebaya, Azrul Ananda Dahlan.
Bahkan sekalipun bertajuk Derby Jatim, kedua tim menunjukkan sikap sportif khususnya di luar lapangan. “Kita tersambung oleh Suramadu, sebuah jembatan persahabatan yang indah,” ungkapnya.
“Keputusan wasit memang tidak menguntungkan Persebaya, tapi juga tidak meng-enak-kan kami. Salam Suramadu,” pungkas pria yang akrab disapa AQ. [pin/but]






