Jember (beritajatim.com) – Partai Demokrat di Kabupaten Jember, Jawa Timur, percaya diri menangguk suara lebih besar dalam pemilu kali ini dibandingkan lima tahun lalu. Namun mereka berharap tak ada pemungutan suara ulang di beberapa lokasi.
“Seharusnya suara kami dua kali lipat dari kemarin. Cuma saya masih belum cek lagi data terkini. Banyak orang yang memilih (mencoblos simbol) partai,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Jember Try Sandi Apriana, Kamis (15/2/2024).
Sandi menduga banyaknya pemilih yang mencoblos partai pada saat pemungutan suara, Rabu (14/2/2024), tak lepas dari kedatangan Presiden Keenam RI dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, ke Jember beberapa waktu lalu. “Selain itu konten kampanye Demokrat di media sosial juga bagus. Serangan udara,” katanya.
Optimistis dengan pertambahan suara pemilih, Sandi berharap tak ada pemungutan suara ulang (PSU) karena insiden di tempat pemungutan suara. “Mungkin itu hanya kesalahan teknis,” katanya.
Sejauh ini tidak ada kejadian yang merugikan Partai Demokrat. “Kami ingin lancar semua. Begitu ada kejadian salah tulis atau apa langsung dikoreksi saksi. Kalau ada protes, kami akan cek dulu di daerah pemilihan mana,” kata Sandi.
Sandi berharap tidak ada pemungutan suara ulang, karena akan sangat merugikan. “Masa semua orang diundang lagi ke TPS? Kalau diadakan Kamis atau Jumat, ada yang tidak bisa datang bagaimana, karena sudah hari kerja, bagaimana? Berubah suaranya,” katanya. [wir]






