Surabaya (beritajatim.com) – Loyalitas Ernando Ari untuk Persebaya memang tidak diragukan. Buktinya, di pertandingan terakhir Persebaya melawan Dewa United, pemain jebolan timnas U16 ini rela berangkat dari Jakarta empat jam sebelum pertandingan ke Surabaya untuk bisa menjadi kiper utama, Sabtu (15/4/2023) malam.
Sebelumnya di Jumat malam (14/4/2023), Nando, sapaan akrab kiper muda ini telah menjalani ujicoba pertandingan persahabatan dengan Lebanon bersama Timnas Indonesia.
Ernando menceritakan dirinya sempat kaget ketika sang pelatih mengontak dirinya pada pukul 12.00 WIB, sontak pemain asal Semarang ini mencari tiket pada jam sore dan kembali ke Surabaya.
“Jadi saya ini dichat coach Aji mendadak bangun tidur jam 12 di telpon mas danang official juga suruh balik ya sudah saya pilih pesawat jam 3 sore sampe Surabaya jam 6 mepet banget langsung ke stadion,’ungkap Nando.
BACA JUGA:
Bahkan ia mengakui jika kondisinya salam keadaan tidak terlalu bugar karena kurang istirahat dan tidur yang cukup paska pertandingan ujicoba. Namun tugas negara untuk tim kebanggaan dirinya rela untuk memberikan kontribusinya dilaga akhir musim 2022/2023.
“Iya memang badan kurang fit dipertandingan ini tadi karena gimana waktu istirahat sangat kurang jadi saya menganggap permainan saya kurang maksimal,”ucap Nando.
Ada alasan tersendiri bagi Nando mengapa ia rela kembali dari masa trainning camp bersama timnas untuk kembali ke timnya. Kemenangan diakhir musim menjadi konsisten pria berusia 20 tahun ini. “Saya kepingin apa yang disampaikan pelatih happy ending di akhir pertandingan saya bermain semaksimal mungkin hasilnya memang membuat saya lega,’imbuhnya.
Sementara itu, pelatih Persebaya Aji Santoso memang mengaku jika dirinya melobby Indra Sjafri untuk bisa mengembalikan Salman Fariz dan Ernaneo Ari di laga terakhir namun negosiasi yang dihasilkan hanya bisa Ernando Ari yang kembali.
“Waktu sahur saya itu berkomunikasi sama Indra Sjafri tapi dia ngga kasih kedua pemain saya ya sudah saya pilih Ernando saja. Saya berterima kasih sama Nando perjuangannya luar biasa dan loyal sekali ke tim,” tutup Aji. (way/kun)






