Jakarta (beritajatim.com) – Putaran pertama Liga 1 2023/2024 bahkan belum tuntas. Namun, sudah delapan pelatih yang kehilangan pekerjaannya. Entah karena mundur, dipecat, atau diangkat sebagai Direktur Teknik.
Kompetisi Liga 1 memang dikenal sangat kejam. Jika ada pelatih yang dianggap gagal mengangkat prestasi tim, maka ia harus siap-siap angkat kaki.
Terbaru, giliran PSS Sleman yang ganti pelatih kepala. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu menunjuk Bertrand Crasson sebagai head coach menggantikan Marian Mihail. Sedangkan Marian Mihail yang berasal dari Rumania, ditunjuk sebagai Direktur Teknik.
“Saya sudah bicara langsung dengan Crasson tentang target dari PSS. Manajemen berharap coach Crasson melanjutkan disiplin yang ditanamkan coach Mihail dan melanjutkan peningkatan prestasi PSS Sleman,” harap Gusti Randa, bos PSS Sleman.
Marian Mihail merupakan sosok kedelapan yang meletakkan jabatannya sebagai head coach dalam kompetisi Liga musim ini. Luis Milla menjadi yang pertama. Ia meninggalkan Persib Bandung pada pekan ketiga. Posisinya digantikan Bojan Hodak.
BACA JUGA:
Persebaya dan Arema FC Kompak Kalah
Menyusul Luis Milla adalah Aidil Sharin Sahak yang mundul dari Persikabo 1973 pada pekan keempat. Pelatih asal Singapura itu digantikan Salvador Rodriguez dari Meksiko.
Aji Santoso jadi yang ketiga. Pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang itu yang terdepak dari tim Persebaya Surabaya pada pekan keenam.
Nomor empat ada Joko Susilo juga lengser dari posisinya sebagai head coach Arema di pekan ketujuh. Nomor lima ada Salvador Rodriguez yang dicopot dari jabatan pelatih Persikabo 1973 untuk digantikan Aji Santoso.
Selepas itu ada Luis Duran yang dipecat Persita Tangerang pada pekan kesebelas. Kemudian Emral Abus yang didepak Bhayangkara FC pada pekan ke-14. Lalu Marian Mihail menjadi pelatih kedelapan yang lengser dari posisi head coach PSS. [faw/suf]






