Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) sepakat menolak politik uang menyambut Pemilu 2024 mendatang. Itu ditandai dengan deklarasi pada puncak PKKMB, Sabtu (26/8/2023) lalu.
Deklarasi itu menyongsong penyelenggaraan pemilu yang bersih dan jujur. Tahun politik mendatang dinilai harus menghasilkan pemimpin bangsa yang baik, salah satunya dengan menolak politik uang.
“Kampus merupakan salah satu simbol moral untuk bangsa. Salah satu seruan yang bisa kita lakukan adalah mencegah adanya politik uang,” ujar Direktur Kemahasiswaan Unair Prof Hadi Subhan, ditulis Senin (28/8/2023).
Menurutnya, puncak PKKMB menjadi momentum tepat melaksanakan deklarasi. Sebab, moralitas dan kewarganegaraan dalam diri mahasiswa baru perlu dibentuk sejak awal mereka kuliah.
“Terbukti, pada awal semester mahasiswa baru ini akan mengikuti kuliah PDB (Pembelajaran Dasar Bersama, red). Di sana ada muatan-muatan anti korupsi bahkan setelah ini akan ada kuliah umum dengan jaksa agung yang akan membahas Indonesia bebas korupsi,” jelas Guru Besar FH Unair itu.
BACA JUGA:
Mahasiswa FISIP Unair Surabaya Unjuk Rasa Tolak RUU Desa
Sementara Ketua BEM Unair Muhammad Anang Jazuli mengatakan deklarasi ini merupakan upaya kampus menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tidak terjebak dalam politik uang.
Ia melanjutkan, seperti pesan Rektor Unair Prof Mohammad Nasih, bahwa ketika politik uang bisa dicegah maka proses pemilu dan demokrasi akan berjalan lebih murah.
“Maka dari itu, kami dari BEM Unair bersama Pak Rektor merumuskan untuk mengadakan deklarasi anti politik uang yang ditandatangani oleh para pimpinan, dosen, dan mahasiswa baru,” ujarnya.
BACA JUGA:
Kebun Riset Jombang Dijadikan Tempat ‘Merdeka Belajar’ Mahasiswa Unair
Lewat deklarasi itu, Anang berharap mahasiswa baru bisa menjadi mediator bagi masyarakat sekitar untuk tidak terlibat dan terjebak dalam politik uang. Jika politik uang tersebut terjadi, maka biaya pemilu sampai kapan pun akan tetap mahal.
“Sebagai mahasiswa, kita harus melebur dan turun kepada masyarakat di sekeliling kita untuk menyampaikan pesan, ‘Ayo kita tolak politik uang!,” tandas mahasiswa FST tersebut. [ipl/beq]






