Probolinggo (beritajatim.com) – Setelah dikabarkan mundur sebagai kader Partai Nasdem, Zulmi Noor Hasani, putra kedua Hasan Aminuddin mantan Bupati Probolinggo dua periode, kini bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Didik Irfan mengatakan, siapapun boleh bergabung dengan partai berlogo banteng itu, senyampang yang bersangkutan adalah Warga Negara Indonesia.
“Yang paling penting, yang bersangkutan menerima dan tegak lurus di jalan ideoligi Pancasila,” jelas Didik. Sabtu (9/4/2022).
Untuk proses keanggotaan Zulmi, Didik mengatakan sudah memasuki tahapan pembuatan kartu tanda anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. “Dalam proses keanggotaan mas Zulmi, sekarang sedang proses pembuatan KTA,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kabupaten-probolinggo”]
Untuk menambah kekuatan mesin partai, Zulmi akan diposisikan di sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Hal itu menurut Didik, sudah dibahas di internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, untuk menambah kekuatan dalam mencapai target minimal 10 kursi DPRD Kabupaten Probolinggo pada Pemilu tahun 2024 mendatang.
“Sudah dibahas di tingkatan DPC, kemungkinan besar mas Zulmi nanti di sayap partai PDI Perjuangan, di Ketua Taruna Merah Putih,” ujarnya.
Diketahui sebelumnya, Zulmi dikabarkan sebagai salah satu calon Bupati Probolinggo mendatang, selain Nasdem, Zulmi juga sempat menjalin komunikasi dengan sejumlah parpol lainnya, seperti DPC PPP pada tahun 2021 lalu.
Saat orang tuanya, Hasan Aminuddin dan Bupati Probolinggo nonaktif, Puput Tantriana Sari, terkena OTT KPK, Zulmi dikabarkan mundur sebagai kader partai Nasdem, meski begitu kiprahnya di dunia politik terus berjalan. (tr/ted)






