Kediri (beritajatim.com) – Hari Agustiyo, sukses mengelola bisnis industri jasa pernikahan. Ia dipercaya untuk menghandle event-event pernikahan level pondok pesantren besar di Kediri.
Pria 29 tahun ini terkenal kreatif dan inovatif. Pemuda yang lebih akrab disapa Tiyomarte ini merintis usaha jasa pernikahan sejak tahun 2017 lalu.
Sebelum menekuni bisnisnya Tiyomarte sempat membuat usaha kuliner ayam geprek dan sate tahu, pada 2016 lalu. Sambil menjalankan usaha kulinernya, Dia terus melakukan inovasi untuk mengembangkan usahanya.
Kemajuan media sosialpun dilihat Tiyomarte sebagai sebuah peluang bisnis. Suami dari Fika Nirmala inipun mengembangkan membangun media di Instagram bernama @pehkediri.

Bukan tanpa alasan mengapa Tiyomarte membuat media bernama @pehkediri. Banyak masyarakat yang menggunakan media sosial seperti instagram, dari situlah Tiyomarte memanfaatkan media @pehkediri untuk mempromosikan potensi yang ada di wilayah Kediri mulai dari wisata, kuliner hingga apa saja yang berkaitan dengan Kediri.
Baca Juga : Wali Kota Kediri Serahkan Bantuan RTLH Kepada Warga
Dari media @pehkediri ini, Tiyomarte mendapatkan keuntungan mengenal banyak relasi mulai dari pengusaha UMKM, pengusaha kuliner, hingga para sosok dipemerintahan yang memanfaatkan media @pehkediri sebagai media partner di instansi pemerintahan.
“Dari media @pehkediri ini saya mulai mengenal banyak sosok para pengusaha-pengusaha muda hingga sosok penjabat di pemerintahan,” tutur Tiyomarte.
Sebagai sosok anak muda, Tiyomarte menamfaatkan waktu luangnya dan menyibukkan diri dengan mengikuti komunitas-komunitas yang ada di Kediri. Melalui komunitas fotografi, Tiyomarte mulai mencoba merintis usaha dibidang jasa foto pernikahan yang dia berinama Pehpotret.
Menurut Tiyomarte, dokumentasi pernikahan menjadi salah satu yang terpenting. Hal ini karena satu satu nya yang tersisa setelah sekian tahun setelah pernikanan adalah dokumentasi yang indah di moment-moment hidup seseorang.
Namun siapa yang menyangka, pilihan Tiyomarte untuk terjun di bidang jasa fotografi pernikahan ini awalnya sempat ditentang oleh orang tuanya. Kedua orang tuanya menginginkan putra sulungnya tersebut menjadi seorang dosen.
“Awalnya orang tua belum merestui karena mereka ingin saya menjadi seorang dosen,” kenang Tiyomarte.
Tiyomarte berusaha menyakinkan kedua orang tuanya jika usaha yang dipilihnya ini akan sukses. Salah satu pencapaian Pehpotret yang membuat Tiyomaete bersyukur bermula di tahun 2021 peh Potret mengabadikan salah satu Pernikahan Keluarga besar Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo, Kediri.
Hingga saat ini Pehpotret diberi kepercayaan untuk menghandle event-event pernikahan di Pondok Al Falah Ploso dan puncaknya adalah kemarin pada Haul Akbar 2023 Al Falah Ploso, Mojo. Tiyomarte dan timnya dipercaya untuk melakukan dokumentasi disetiap kegiatan.

Baca Juga : Soal Pembelian Seragam, Ini Instruksi Walkot Kediri
Dukungan sang istri Fika Nirmala, membuat Peh Potret semakin berkembang dengan lini bisnis baru bernama Peh Creative Wedding Organizer. Dibantu 15 anggota timnya, Tiyomarte mulai menangani urusan pernikahan mulai dari konsep hingga make up artis (MUA) sang pengantin.
Dari itu semua, Tiyomarte melihat peluang jangka panjang dan optimis untuk mendalami industry ini secara serius. Apalagi saat ini banyak pasangan pengantin tidak ingin repot dan mempercayakan segala urusan pernikahan melalui wedding organizer.
Tiyomarte berharap pencapaian yang dia miliki saat ini bisa bermanfaat bagi orang lain. Selain memberikan penghasilan bagi 15 anggota timnya, Tiyomarte bersama kakak iparnya menyisihkan penghasilannya untuk membuat pondok pesantren yang bisa dimanfaatkan anak-anak di sekitar rumahnya di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri untuk mengaji.
“Bermimpilah yang besar, dan tuntaskan hal-hal kecil. Teruslah mengulang, akan tiba masa nya yang kamu tuntaskan adalah hal-hal besar,” tutur Tiyomarte. [nm/ted]






