Surabaya (beritajatim.com) – Selain meningkatkan mood, mendengarkan musik juga dapat membuat pikiran rileks. Berbagai penelitian pun menyatakan, mendengarkan musik yang tepat juga bisa memperbaiki kesehatan mental. Dari manapun medianya, mendengarkan musik memang menjadi salah satu kebiasaan yang lekat pada manusia.
Mulai dari musik populer, indie, sampai lagu religi, dan sholawatan. Efek mendapatkan rasa nyaman dan menenangkan perasaan menjadi salah satu alasan. Namun, perlu digaris bawahi. Mendengarkan musik dengan volume kencang dapat merusak telinga bahkan syaraf otak. Berikut ini efek dari sering mendengarkan musik terlalu keras:
Gangguan Pendengaran
Seperti dilansir dari Boldsky, Senin (27/9/2021) salah satu efek utama dari mendengarkan musik keras adalah kehilangan pendengaran. Bagi Anda yang masih sering mendengarkan musik melebihi 90 desibel, sebaiknya hindari kebiasaan ini. Mungkin Anda tidak terlalu paham, berapakah 90 desibel itu, Anda dapat merasakannya saat suara mulai bergetar melalui telinga dan bagian tubuh lainnya.
Dalam kebanyakan kasus, ada yang menderita masalah pendengaran sementara tinnitus (telinga berdenging). Tapi, dalam jangka panjang Anda juga mungkin mengalami kehilangan pendengaran total. Pastikan Anda tidak mendengarkan musik melalui earphone terlalu lama, atau jika Anda melakukannya, pastikan desibelnya dibawah 90.
Merusak saraf otak
Musik keras pada headphone memiliki efek yang sama pada saraf seperti multiple sclerosis dan menyebabkan gangguan pendengaran. Seperti dilansir dari laman Hear it, sebuah penelitian menunjukkan bahwa mendengarkan musik terlalu kencang diatas 90 desibel dapat menghilangkan isolasi dari serabut saraf yang membawa sinyal dari telinga ke otak. Hilangnya lapisan pelindung, yang disebut myelin ini akan mengganggu sinyal saraf listrik.
Masalah Saraf
Mendengarkan musik terlalu kencang dapat melemahkan saraf Anda, bahkan bisa sampai ke saraf utama. Anda juga dapat merasakan saraf Anda rusak secara perlahan dan pada akhirnya akan menyebabkan masalah besar pada otak Anda dan menghambat kinerja seluruh tubuh secara normal.
Menurunkan Konsentrasi
Melakukan aktivitas sambil mendengarkan musik tampaknya kegiatan yang menyenangkan, namun ini juga dapat menurunkan tingkat konsentrasi Anda. Bukannya fokus pada apa yang Anda kerjakan tapi malah fokus pada lirik musik yang Anda dengarkan. Akibatnya pekerjaan Anda akan terbengkalai. [rsf/tur]






