Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) mendapat hibah lahan seluas 100 hektar dari Raja Bulungan. Dengan hibah tersebut Unisma bakal memanfaatkan lahan sebagai pusat agrokomplek.
Hibah lahan yang diberikan terletak tak begitu jauh dari Ibu Kota Negara. Pasalnya lahan Unisma terletak di Kalimantan itu di Kabupaten Tanjung Selor atau di Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.
“Jadi sudah fix untuk mendapat hibah 100 hektar. Itu bakal digunakan untuk pengembangan pendidikan dan usaha Unisma, kami akan buat agrokomplek di sana. Saat ini masih dalam proses untuk legalisasi,” ucap Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si., saat ditemui seusai acara halal bihalal pada Kamis (18/4/2024).
Unisma telah melewati tahap pengukuran titik koordinat peta dan segera diserahkan setelah disahkan ke BPN.
“Hibah lahannya 100 hektar dari Raja Bulungan. Dan bupati dan gubernur menyambut baik atas apa yang dilakukan Raja Bulungan,” tutur Maskuri.
Sebelum membangun kampus, Unisma memastikan dulu legalisasi hibah. Sasaran pengembangan kampus Unisma di kalimantan Utara adalah di agrokomplek.
“Di sana nanti bakal di bangun lahan luas itu sebagian untuk pendidikan, technopark, perkebunan dan sebagian wisata. Nanti didesain setelah legalitas jelas,” lanjut Rektor.
Maskuri meyakini bahwa kehadiran kampus Unisma bakal ditunggu masyarakat di sana. Ia menjelaskan Provinsi Kalimantan Utara itu diproyeksikan pemerintah sebagai pusat bisnis internasional.
Pemilihan pengembangan keilmuan agrokomplek disesuaikan dengan kondisinya. Ada perkebunan, peternakan, teknik dan Mipa. “Nanti untuk jenjang pendidikan S1 juga S2 terkait agrokomplek,” pungkasnya.
Saat ini, kampus utama Unisma di kawasan Dinoyo Malang. Unisma sudah membeli lahan pengembangan kampus 2 di kawasan Singosari, Kabupaten Malang. Selain itu, Unisma juga tengah mengembangkan laboratorium di daerah Jengglong. (dan/ian)






