Gresik (beritajatim.com) – Mantan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Meneg BUMN) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dahlan Iskan, berbagi ilmu dan motivasi dengan para pelaku UMKM di Kabupaten Gresik. Tokoh nasional di bidang usaha itu hadir memberikan semangat kepada 44 pelaku UMKM dari berbagai skala dan lintas sektor.
Sebelum beraudiensi dengan para pelaku UMKM, mantan pemilik koran nasional tersebut terlebih dahulu mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Manyar. Kawasan industri strategis ini dikenal sebagai salah satu penggerak utama investasi nasional dan internasional di Jawa Timur.
Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik memiliki potensi strategis yang lengkap, mulai dari garis pantai yang panjang, keberadaan sembilan pelabuhan, hingga basis industri serta tenaga kerja yang kuat.
“Investasi di Gresik kami dorong untuk terus tumbuh, tetapi prinsipnya jelas, investasi naik, angka kemiskinan wajib turun. Sebelum merekrut tenaga kerja dari luar, kami mendorong optimalisasi tenaga kerja asal Gresik. Kami siapkan tenaga kerjanya melalui berbagai pelatihan dengan sertifikat BNSP,” ujarnya, Minggu (25/1/2026).
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kemudahan berinvestasi. Jika terdapat hambatan meski seluruh persyaratan telah dipenuhi, Pemkab Gresik membuka ruang pengaduan secara terbuka.
“Pintu kami terbuka, dan kami berkomitmen akan menindak tegas jika ada pihak yang menghambat pelaku usaha untuk berinvestasi,” tegasnya.
Sementara itu, Dahlan Iskan mengapresiasi banyaknya pelaku UMKM di Gresik yang mampu naik kelas hingga menembus pasar global. Menurutnya, hal tersebut menjadi momentum penting bagi daerah.
“Ini bisa menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa pertumbuhan industri di Gresik dapat berjalan berdampingan dengan identitas lokal, kekuatan ekonomi rakyat, serta keberpihakan kepada masyarakat,” tuturnya.
Salah satu peserta, Amy Yulia, pelaku UMKM asal Gresik yang telah menekuni usahanya lebih dari 15 tahun, mengungkapkan bahwa iklim perizinan di Kabupaten Gresik selama ini berjalan kondusif dan aman.
“Kondisi ini memberi kepastian dan rasa nyaman bagi pelaku usaha seperti saya untuk terus berkembang,” pungkasnya. [dny/but]






