Banyuwangi (beritajatim.com) – Partai Golongan Karya (Golkar) resmi mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) ke KPU Banyuwangi. Usai penyerahan berkas dan pemeriksaan, seluruh dokumen dinyatakan diterima.
Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi, Ruliyono menyatakan partainya dapat membawa keberhasilan di pesta demokrasi kali ini. Sekaligus mengantarkan para kader yang mendaftar sebagai bacaleg meraup suara terbanyak.
“Kami menargetkan minimal mendapatkan delapan kursi di DPRD Banyuwangi dalam Pemilu 2024 mendatang,” jelas Ruliyono, Minggu (14/5/2023).
Namun usai pendaftaran, Ruliyono menggelar konferensi pers dan menyatakan jika pihaknya mendukung sistem pemilu 2024 dilakukan secara terbuka. Bahkan, dengan tegas pihaknya menolak Mahkamah Konstitusi (MK) jika mengambil keputusan dengan sistem tertutup.
“Mohon maaf ini, saya mendahului pusat, kalau sistem tertutup dilakukan sekarang, saya sangat-sangat tidak setuju. Saya doakan ini, pejabat, komisioner MK itu tidak kepilih maneh (lagi),”
“Sistem terbuka ini sudah sistem yang terbaik. Demokrasi kedaulatan di tangan rakyat. Kalau keputusan tertutup saya mengutuk keputusan MK,” ungkapnya.
Secara tegas, Ruliyono menyebut MK membuatnya pusing. Pasalnya, hingga saat ini keputusan mengenai sistem pemilu 2024 belum menemui babak akhir.
“Jujur sata katakan, MK ini salah satu lembaga yang membuat saya pusing. Insya Allah, ketua partai seluruh Indonesia ini juga pusing gara MK belum memutuskan sistem ini terbuka atau tertutup,” pungkasnya. [rin/but]






