Surabaya (beritajatim.com) – Cuaca di wilayah Madiun Raya pada Minggu, 12 Januari 2025, diprediksi didominasi oleh langit berawan dengan potensi hujan ringan hingga hujan disertai petir di beberapa daerah. Oky Sukma Hakim, S.Tr., prakirawan BMKG Juanda, menyampaikan bahwa masyarakat perlu mewaspadai perubahan cuaca yang cukup dinamis sepanjang hari.
“Kondisi cuaca di Madiun Raya hari ini relatif berawan sejak pagi. Namun, beberapa wilayah berpotensi diguyur hujan ringan hingga lebat, bahkan disertai petir di malam hari,” ujar Oky pada Sabtu (11/1).
Di Kota Madiun dan Kabupaten Madiun, cuaca berawan akan berlangsung sepanjang hari. Meski demikian, hujan ringan sempat turun di Kota Madiun sekitar pukul 09.00 WIB. Suhu udara di kedua wilayah ini berkisar antara 24 hingga 28 derajat Celcius dengan kelembaban udara mencapai 77–93 persen di Kota Madiun dan 78–91 persen di Kabupaten Madiun. Angin berhembus dari arah Selatan dengan kecepatan 8–12 km/jam.
Sementara itu, kondisi cuaca di Ngawi diprediksi lebih ekstrem. Sejak pagi hingga sore, langit akan berawan. Namun, masyarakat diharapkan waspada karena hujan disertai petir berpotensi terjadi pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB.
“Ngawi perlu waspada karena malam nanti diperkirakan akan terjadi hujan petir,” jelas Oky. Suhu di Ngawi berada di kisaran 24–29 derajat Celcius dengan kelembaban 78–99 persen.
Berbeda dengan Ngawi, Magetan akan diguyur hujan ringan sejak pagi hingga pukul 09.00 WIB. Setelahnya, langit akan berawan hingga malam hari. Suhu di Magetan lebih sejuk dibandingkan wilayah lain, dengan rentang suhu 23–26 derajat Celcius dan kelembaban 81–92 persen.
Di Pacitan, variasi cuaca tampak lebih signifikan. Pagi hari diawali dengan hujan sedang, kemudian berkurang menjadi hujan ringan pada pukul 09.00 WIB. Siang hingga sore harinya, langit Pacitan akan berawan dan udara kabur diprediksi muncul pada pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.
“Masyarakat Pacitan sebaiknya berhati-hati saat berkendara, terutama pada sore hari ketika udara kabur berpotensi mengganggu jarak pandang,” imbau Oky. Suhu di Pacitan berkisar antara 22–26 derajat Celcius dengan angin dari Barat berkecepatan 12,5 km/jam.
Tak jauh berbeda, Ponorogo juga akan mengalami hujan ringan pada pagi hari, diikuti langit berawan hingga siang. Udara kabur diperkirakan terjadi pada sore hingga malam hari. Suhu di Ponorogo berkisar antara 23–29 derajat Celcius, dengan kelembaban udara mencapai 74–92 persen.
Dengan prakiraan cuaca yang beragam di Madiun Raya, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mempersiapkan perlengkapan yang diperlukan saat beraktivitas di luar ruangan.
“Tetap waspada dan selalu perhatikan perkembangan cuaca. Jangan lupa bawa payung atau jas hujan,” pesan Oky. [mnd/aje]






