Ngawi (beritajatim.com) – Cuaca ekstrem di wilayah Ngawi mengakibatkan satu rumah warga di Dusun Gebung Desa Pelangkidul Kecamatan Kadunggalar tertimpa pohon raksasa pada Sabtu (8/4/2023).
Rumah tersebut adalah milik Riyono warga RT 08 RW 04 desa setempat. Bagian depan rumahnya tertimpa pohon trembesi raksasa.
Kapolsek Kedunggalar AKP Juwahir mengatakan jika pihaknya langsung menuju ke lokasi usai mendapatkan laporan dari warga. Bersama BPBD Ngawi pihaknya langsung mencoba mengamankan lokasi dan bersiap melakukan evakuasi pohon tumbang.

“Karena ada hujan deras disertai angin kencang, pohon trembesi dengan diameter sekitar 1 meter tumbang dan menimpa rumah warga atas nama Riyono,” kata Juwahir pada beritajatim.com.
Dia menegaskan tak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian itu. Saat kejadian pemilik rumah tidak berada di bagian rumah depan sehingga bisa terhindar dari reruntuhan. “Tidak ada korban ya. Untuk kerugian diperkirakan Rp20 juta. Yang tertimpa rumah bagian depan atau teras,” lanjut Juwahir.
Pun, pihaknya langsung melakukan evakuasi batang pohon tersebut bersama BPBD Ngawi serta petugas gabungan lainnya. Hingga malam ini proses evakuasi masih berlangsung. Sementara, dampak angin kencang di wilayah Kedunggalar hanya di satu lokasi tersebut.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/erick-thohir-tetap-cawapres-terkuat-untuk-koalisi-apapun/
Juwahir mengimbau pada masyarakat agar selalu waspada cuaca ekstrem terlebih saat ini wilayah Jawa Timur khususnya Ngawi masih dalam masa pancaroba atau peralihan musim. “Kami mengimbau masyarakat waspada apalagi saat terjadi hujan deras disertai angin kencang,” pungkasnya. (fiq/kun)






