Surabaya (beritajatim.com) – Pada Rabu, 12 Maret 2025, cuaca di wilayah Ngawi, Magetan, dan Ponorogo diprediksi akan didominasi oleh kondisi berawan dengan potensi hujan sedang di beberapa daerah. Menurut Oky Sukma Hakim, S.Tr., prakirawan BMKG Juanda, masyarakat di tiga wilayah ini perlu bersiap menghadapi perubahan cuaca sejak pagi hingga malam hari.
“Di Ngawi, pagi hari akan diawali dengan kondisi berawan hingga menjelang siang. Sore hari cuaca sempat cerah berawan, namun kembali menjadi berawan pada malam hari,” ujar Oky.
Ia juga menjelaskan bahwa suhu di daerah ini berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celcius, dengan kelembaban udara mencapai 70 hingga 98 persen. Angin akan berhembus dari Barat Daya dengan kecepatan 12,6 km/jam.
Sementara itu, Magetan diperkirakan mengalami hujan sedang pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB. Setelahnya, langit akan tetap berawan sepanjang hari hingga malam.
“Masyarakat Magetan sebaiknya membawa payung atau jas hujan di pagi hari karena ada kemungkinan hujan sedang turun. Namun, setelah itu kondisi cuaca cenderung stabil dengan langit berawan,” tambah Oky.
Suhu udara di Magetan diperkirakan berada di kisaran 22 hingga 28 derajat Celcius, dengan kelembaban udara 74 hingga 97 persen dan angin bertiup dari Utara dengan kecepatan 8 km/jam.
Di Ponorogo, cuaca pagi juga akan diawali dengan hujan sedang pada pukul 06.00 WIB, disusul dengan udara kabur sekitar pukul 09.00 WIB. Siang hingga malam hari, langit akan tetap berawan dengan suhu berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celcius. Kelembaban udara di daerah ini berada pada 73 hingga 97 persen, sementara angin bertiup dari Utara dengan kecepatan 7,8 km/jam.
Dengan kondisi cuaca yang bervariasi ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan.
“Bagi yang berkendara di pagi hari, khususnya di Magetan dan Ponorogo, harap lebih berhati-hati karena adanya hujan dan udara kabur yang bisa mempengaruhi visibilitas,” tutup Oky.
Masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi terbaru mengenai prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG atau aplikasi cuaca terpercaya agar lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang berubah-ubah.(mnd/ted).






