Sampang (beritajatim.com) – Tren pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Sampang, Madura yang terus mengalami peningkatan, menjadikan wilayah tersebut belum bisa menerapkan new normal.
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang, Asrul Sani menyampaikan, paparan Covid-19 sampai detik ini belum menunjukan penurunan yang signifikan.
“Proses penularan Covid-19 ini masih terus berlangsung, bahkan cukup tinggi. Sehingga, posisi kita masih up-normal,” terangnya, Jumat (10/7/2020).
Dengan kondisi up-normal, Asrul Sani justru lebih menerapkan pembatasan-pembatasan yang lebih ketat dan protokol kesehatan harus benar-benar terlaksana dengan baik.
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-19-sampang”]

“Tetapi melihat kenyataannya, disiplin masyarakat dalam penerapan protokol mulai menurun. Padahal seharusnya justru lebih ditingkatkan. Sebab penularan Covid-19 ini masih kuat dan sangat menular karena sampai sekarang belum terlihat tanda-tanda penurunan,” imbuhnya.
Terpisah Pj Sekda Yuliadi Setiawan mengakui bahwa upaya penanggulangan pandemi Covid-19, pihaknya mengakui jika penerapan protokol kesehatan masih belum maksimal. Namun begitu, ia enyampaikan, kunci utama pemutusan pandemi Covid-19 tersebut adalah kesadaran masyarakat.
“Maka dari itu, jika kesadaran belum terbangun maka harus sedikit kami paksa. Dan saat ini kami masih mencari regulasinya. Semisal harus ada sanksinya,” pungkasnya.[sar/ted]






