Sidoarjo (beritajatim.com) – Malam mencekam terjadi di jalur rel kawasan Candi, Sidoarjo, sekitar pukul 19.18 WIB, Selasa (19/8/2025). Rangkaian Commuter Line Jenggala yang seharusnya berhenti di Stasiun Sidoarjo Kota justru terus melaju tanpa bisa dikendalikan, membuat penumpang panik.
Sutaji, salah satu warga di lokasi, mengatakan sejumlah penumpang bahkan nekat meloncat dari gerbong karena ketakutan. “Ada yang loncat karena panik. Kami bantuin, ada ratusan orang di sini. Semua kebingungan, ada yang tanya alamat, tanya arah Malang, pokoknya ramai sekali. Kereta sempat terhenti lebih dari setengah jam,” ujarnya.
Dalam rilis resminya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyampaikan bahwa insiden tersebut menimpa KA 471A Commuter Line Jenggala dengan rute Surabaya Pasarturi – Sidoarjo. Berdasarkan laporan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Sidoarjo, kereta tidak dapat berhenti sesuai jadwal.
Petugas segera melakukan koordinasi cepat dengan masinis serta pengatur perjalanan di beberapa stasiun sekitar, termasuk Tanggulangin dan Porong, untuk memastikan langkah pengamanan perjalanan kereta. Pada pukul 19.18 WIB, masinis melaporkan bahwa KA 471A akhirnya berhenti dengan aman di kilometer 28+1 petak jalan Sidoarjo – Tanggulangin.
Jarak antara titik berhenti kereta dengan Stasiun Sidoarjo sekitar 3,4 Kilometer. Dugaan sementara, terjadi masalah pada sistem pengereman kereta.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menegaskan bahwa seluruh penumpang dalam kondisi selamat dan tidak ada laporan terkait gangguan keselamatan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA CL Jenggala akibat kereta tidak dapat berhenti di Stasiun Sidoarjo sesuai jadwal. Saat ini petugas kami telah melakukan langkah pengamanan dan memastikan seluruh penumpang dalam keadaan aman. KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta terus melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” katanya.
Hingga kini penyebab kejadian masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Perjalanan kereta lain di lintas tersebut tetap dalam pengawasan ketat, sementara hasil investigasi akan diumumkan kemudian.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan percaya bahwa keselamatan penumpang selalu menjadi prioritas utama. [isa/beq]






