Lamongan (beritajatim.com) – Memiliki cincin emas dan mengenakannya di jari mungkin menjadi dambaan bagi kebanyakan perempuan. Namun, hal tersebut tidak bagi Eka, perempuan asal Desa Nglebur Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan.
Ternyata cincin emas yang Eka kenakan tak selamanya menyenangkan. Hal itu lantaran cincin yang melingkar selama 5 tahun di jarinya susah untuk dikeluarkan. Cincin tersebut telah menjepit jari tengah pelajar SMA itu hingga mengakibatkan jarinya membengkak.
Meski berbagai upaya telah Eka lakukan untuk mengeluarkan cincin, mulai dari menggunakan sabun hingga minyak, tetapi upayanya tersebut justru memperparah keadaan. Menimbulkan rasa sakit di jari tengahnya.
“Kami menerima laporan pada pukul 10.00 WIB, lalu menuju ke lokasi rumahnya dan tiba pada pukul 11.30 WIB. Korban Eka mengeluhkan rasa sakit akibat cincin di jari tengahnya tidak bisa dilepas dan menimbulkan pembengkakan. Oleh karena itu, kami segera melakukan evakuasi pelepasan cincin,” ujar Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Lamongan, Amri, Senin (23/8/2021).

Dalam evakuasi pelepasan tersebut, Amri mengatakan, bahwa pihaknya telah menerjunkan 3 personelnya. Selanjutnya cincin yang tersendat tersebut, lanjut Amri, dilepas dengan menggunakan alat tanpa resiko cedera, yakni benang.
“Karena sudah membengkak, hal itu menambah tingkat kesulitan yang dihadapi oleh petugas saat melepaskan cincin yang sudah dipakai sejak kelas 1 SMP hingga sekarang kelas 2 SMA. Alhamdulillah, dengan menggunakan alat benang, cincin berhasil dilepas,” terang Amri.
Lebih lanjut, Amri menuturkan, proses pelepasan itu berlangsung selama kurang lebih 1 jam. “Saat dilepas cincinnya, korban juga mengaku tidak begitu terasa. Proses evakuasi selesai pada sekitar pukul 12.30 WIB tadi,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
Terakhir, Amri menambahkan, bahwa selain mencegah dan memadamkan kebakaran, tugas pokok pemadam kebakaran adalah menyelamatkan korban, baik kebakaran maupun bencana lainnya. Namun di luar itu, menurut Amri, masih banyak yang dapat dilakukan oleh personel pemadam kebakaran Kabupaten Lamongan, termasuk melepas cincin.
“Tugas Damkar itu bukan hanya menangani kebakaran saja, tapi juga banyak hal yang bisa dibantu, penyelamatan apa saja, termasuk melepas cincin. Itu yang jarang diketahui oleh orang,” tandasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, selain masalah kebakaran, selama ini Damkar Lamongan juga membantu penanganan sarang tawon, ular, satwa liar, cincin, dan lain-lain. [riq/but]






