Mojokerto (beritajatim.com) – Warga Dusun Kedungsumur, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto mendatangi Kantor Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto. Gadis muda ini meminta bantuan karena cincin di jari tengahnya tak bisa lepas.
Gadis berhijab ini mendatangi Kantor BPBD Kabupaten Mojokerto sekira pukul 09.00 WIB. Ia menyampaikan permintaan bantuan lantaran cincin di jari tengah tangan kirinya tak bisa lepas. Petugas kemudian mengarahkannya ke Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Mojokerto.
Kondisi jari tengah gadis muda tersebut sudah bengkak karena cincin yang melingkar di jari tengahnya dicoba dilepas sendiri namun tidak berhasil. Sehingga petugas secara hati-hati terpaksa memotong cincin emas tersebut menggunakan gerinda mini dan tang.
Sekitar 30 menit, cincin yang melingkar di jari tengah tangan kiri tersebut berhasil dilepas. Meski cincin emas tersebut dalam kondisi terpotong, sementara jari tengah gadis muda tersebut terlihat bengkak karena sebelumnya ia mencoba melepasnya sendiri tapi tak berhasil.
“Dia datang ke kantor sekitar pukul 09.00 WIB. Saat datang, kondisi jarinya sudah bengkak. Petugas menggunakan gerinda mini untuk melepas cincin dari jari tengahnya dan akhirnya berhasil lepas sekira pukul 09.35 WIB,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Kabupaten Mojokerto, Parmanto, Sabtu (1/6/2024). [tin/ian]
![Cincin Jari Tengah Gadis Muda di Mojokerto Tak Bisa Lepas hingga Bengkak Petugas menggunakan gerinda mini untuk melepas cincin. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG-20240601-WA0000_rhvobTzP6L-1-1024x871.jpeg)





