Mojokerto (beritajatim.com) – Angka Kecelakaan Lalu Lintas di wilayah hukum Polres Mojokerto turun dalam kurun waktu tiga bulan terakhir atau Oktober-Desember 2023.
Pada periode tersebut, Satlantas Polres Mojokerto mencatat ada 211 kejadian kecelakaan lalu lintas, 27 meninggal dunia, 2 luka berat dan 243 luka ringan.
“Bulan Oktober ada 92 kejadian, lalu di bulan November turun 74 kejadian dan hingga 18 Desember kembali turun 43 kejadian. Berarti banyak masyarakat Mojokerto yang sadar tertib berlalu-lintas,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Iptu J Wihandoko, Senin (18/12/2023).
Dalam total 92 kejadian kecelakaan lalu-lintas tersebut, total korban yang meninggal dunia sebesar 27 orang. Dengan rincian, pada Oktober sebanyak 10 orang meninggal dunia, November 14 orang meninggal dunia, dan Desember tiga orang meninggal dunia.
“Selain korban meninggal dunia turun, korban luka berat dan luka ringan juga turun. Di bulan Oktober ada 2 korban luka berat dan 106 luka ringan, bulan November hanya luka ringan sebanyak 79 luka ringan dan bulan Desember juga hanya korban luka ringan sebanyak 58 korban,” ujarnya.
Penurunan angka kecelakaan lalu-lintas tersebut tak lepas dari upaya Satlantas Polres Mojokerto menekan angka kecelakaan lalu-lintas.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk terus mematuhi peraturan-peraturan lalu lintas agar kedepannya dapat meminimalkan angka kecelakaan.
“Sosialisasi terus gencar kita sampaikan ke masyarakat termasuk ke sekolah-sekolah. Selain itu juga pemasangan rambu-rambu untuk meminimalisir angka kecelakaan. Jelang Nataru, kami menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu lalu-lintas dengan tujuan menekan angka kecelakaan,” tegasnya. [tin/beq]






