Surabaya (beritajatim.com) – Cheers Trail Run 2023 siap digelar kembali usai vakum selama 3 tahun karena pandemi Covid-19. Event Trail Run terbesar di Jawa Timur ini akan digelar di Kaliandra Eco Resort, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (25/06/2023) mendatang.
Project Manager CTR 2023, Haryanto Setiawan Wiyoto mengatakan jika Cheers Trail Run 2023 adalah momen untuk para komunitas runner berkumpul dan reunian setelah terakhir diselenggarakan pada tahun 2019. Selain itu, momen ini bisa digunakan untuk healing dari rumitnya situasi perkotaan. “Sampai saat ini yang mendaftar lebih dari 1000 peserta dari seluruh penjuru kota di Indonesia,” ujar Haryanto, Jumat (16/06/2023).
Haryanto menjelaskan jika dalam event Cheers Trail Run 2023 kali ini, pihaknya juga menggandeng puluhan sponsor baik dari dalam dan luar negeri. Nantinya, di event ini, para peserta akan menyumbang ke yayasan paliatif Surabaya dan melakukan penanaman ribuan pohon di lereng gunung Arjuno. “Event ini cocok dengan keluarga. Bahkan anak usia 9 tahun bisa mengikuti event ini dengan pendampingan orang tuanya,” imbuh Haryanto.
Sementara itu, Managing Director PT Atlantic Biruraya, Edwin Hendriadi menjelaskan jika ada dua kategori dalam event Cheers Trail Run 2023 yakni kategori 5K dan 12K. Nantinya, untuk kategori 5K akan finish di Jendela Langit dan 12K akan finish di Putuk Elang. “Untuk 5K cut of time nya dua jam. Sedangkan 12K selama 4 jam. Waktu ini sudah kita hitung betul untuk keamanan dan kenyamanan para runner,” tegas Edwin.
Acara ini juga akan diikuti oleh atlet triathlon Ashita Aulia Azzahra yang mengikuti kategori 5K. Kepada para runner, Ashita sempat memberikan tips agar saat mengikuti Cheers Trail Run 2023 para runner bisa finish dengan selamat.
BACA JUGA:
Vakum 3 Tahun, Cheers Trail Run Hadir Kembali di Pasuruan
“Perhatikan sepatu ya terutama. Gunakan sepatu untuk Triathlon karena medannya kan berbeda. Lalu jangan lupa gunakan legging atau kaos kaki panjang karena kan banyak tumbuhan liar. Takutnya membuat kaki kita luka. Selebihnya tidur minimal 6-8 jam lalu pola makan juga diatur,” pungkas Ashita Aulia. (ang/kun)






