Madiun (beritajatim.com) – Endah Susanti, seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, membagikan pengalaman pertamanya menjadi tenaga pelipat surat suara untuk Pilkada 2024 di Kantor KPU Kabupaten Madiun. Pada Selasa (5/11/2024) pukul 11.00 WIB, Endah terlihat antusias melipat satu per satu surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.
Wanita berusia 42 tahun ini mengungkapkan bahwa ia pertama kali berpartisipasi dalam pekerjaan pelipatan dan penyortiran surat suara setelah diajak oleh tetangganya. Bagi Endah, pekerjaan ini adalah cara untuk mengisi waktu luang sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan.
“Tidak sulit sama sekali. Selain honornya cukup menjanjikan, saya sudah menyelesaikan tiga dus surat suara,” ujarnya.
Pendapat serupa disampaikan oleh Ririn Handayani (43), ibu rumah tangga dari Kecamatan Geger. Ia juga merasa tidak menemui hambatan dalam melipat surat suara meskipun baru pertama kali melakukan pekerjaan ini. “Honornya Rp 200 per lembar, dan saya tahu pekerjaan ini dari teman-teman. Saat pilpres kemarin, saya belum ikut,” ungkap Ririn.
KPU Kabupaten Madiun saat ini sedang mempercepat proses pelipatan dan penyortiran surat suara untuk Pilkada 2024. Pekerjaan ini dilakukan di Kantor KPU pada Selasa (5/11/2024) mulai pukul 10.00 WIB. Ketua KPU Kabupaten Madiun, Nur Anwar, menyebutkan bahwa total surat suara untuk Pilgub serta Pilbup dan Wakil Bupati Madiun mencapai 1.170.916 lembar, yang mencakup 568.252 pemilih tetap, tambahan 2,5%, dan cadangan untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Sebanyak 254 tenaga kerja dikerahkan dan dibagi menjadi 15 kelompok untuk mempermudah proses pelipatan dan penyortiran. Nur Anwar memperkirakan proses pelipatan surat suara ini akan berlangsung hingga 8 November, atau selama empat hari.
“Kami melakukan pelipatan dan penyortiran untuk memastikan tidak ada surat suara yang rusak, seperti warna yang terlalu pudar, berlubang, sobek, atau buram,” jelasnya.
Dengan honor Rp 200 per lembar, KPU Kabupaten Madiun optimis bahwa tahapan ini akan selesai sesuai jadwal. Setelah pelipatan, proses akan dilanjutkan dengan tahap setting, packing, dan checking pada 11-15 November. Distribusi logistik ke PPK dijadwalkan pada 23-24 November, dilanjutkan ke PPS pada 25 November 2024, dan ke KPPS pada 26 November 2024. [fiq/but]






