Surabaya (beritajatim.com) – Wilayah Madiun Raya pada Minggu, 22 September 2024 diprediksi akan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan hampir di semua wilayah, yakni mulai dari Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, Pacitan, hingga Ponorogo.
Prakiraan ini disampaikan oleh Oky Sukma Hakim, S.Tr., prakirawan BMKG Juanda, yang menjelaskan bahwa kondisi cuaca ini penting untuk diwaspadai agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas mereka dengan kondisi lingkungan sekitar. BMKG juga terus mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau perubahan cuaca di daerah masing-masing.
Di Kabupaten Madiun, cuaca cerah berawan akan mendominasi dari pagi pukul 06.00 WIB hingga sore pukul 15.00 WIB. Kemudian cuaca akan berubah sedikit mendung pada pukul 18.00 WIB. Suhu di wilayah ini diperkirakan berada di rentang 25 hingga 36 derajat Celcius, dengan kelembapan berkisar antara 36 hingga 88 persen. Angin bertiup dari arah Timur dengan kecepatan sekitar 26 km/jam.
Untuk Kota Madiun, pola cuaca serupa diperkirakan terjadi, namun wilayah ini akan memulai pagi dengan cuaca berawan. Sempat sedikit lebih cerah pada pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB, namun akan Kembali berawan mulai pukul 15.00 WIB.
“Di Kota Madiun tidak ada cerah sama sekali ya, jadi sepanjang hari itu cenderung berawan,” jelas Oky. Suhu di kota ini, berkisar antara 26 hingga 37 derajat Celcius, dengan kelembapan udara yang bervariasi antara 34 hingga 84 persen, dan angin yang bertiup dari arah Timur Laut dengan kecepatan 25 km/jam.
Cuaca di Ngawi dan Magetan diprediksi akan mengalami cuaca yang sama persis. Disebutkan bahwa kedua daerah ini akan mengalami berawan pada pukul 06.00 WIB, kemudian cerah berawan dari siang hingga sore hari, namun Kembali berawan pada pukul 18.00 WIB. Tidak terlihat ada tanda-tanda matahari terik menghampiri dua wilayah ini.
Suhu di Ngawi pun diprediksi akan lebih tinggi, mencapai 37 derajat Celcius, sementara di Magetan suhu maksimum diprediksi 34 derajat Celcius. Angin di Ngawi bertiup dari Timur 21,6 km/jam sedangkan di Magetan yakni dari Utara 23 km/jam.
Di daerah pesisir, seperti Pacitan, kondisi cuaca pun tidak berbeda. Meski begitu, cuaca cerah terik sempat menghampiri wilayah ini pada pukul 21.00 WIB.
“Sempat cerah ya meskipun malam hari, tapi suhunya lumayan rendah yakni diantara 21 hingga 31 derajat Celcius,” tambah Oky. Kelembaban di Pacitan juga cukup tinggi, dengan kisaran antara 51 hingga 96 persen, dan angin bertiup dari arah Utara dengan kecepatan 23 km/jam.
Sementara itu, Ponorogo juga mengalami kondisi cuaca yang tidak berbeda. Suhu di Ponorogo berkisar antara 25 hingga 35 derajat Celcius, dengan kelembaban 34-85 persen dan angin bertiup dari arah Tenggara dengan kecepatan 26 km/jam.
Dengan prakiraan cuaca ini, BMKG mengimbau seluruh masyarakat di wilayah Madiun Raya untuk tetap waspada dan memantau perubahan cuaca agar dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari. [mnd/aje]






