Mojokerto (beritajatim.com) – Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja terus dilakukan Satbinmas Polres Mojokerto Kota. Sekitar 200 pelajar SMAN 1 Gedeg, Kabupaten Mojokerto, mendapatkan pembinaan dan penyuluhan (binluh) terkait bahaya narkoba, dampak kenakalan remaja, hingga pentingnya membangun pergaulan yang sehat.
Kasat Binmas Polres Mojokerto Kota, AKP Hermanto, mengingatkan siswa agar tidak mudah terbawa arus pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar. Salah satu yang menjadi perhatian adalah aktivitas konvoi kelompok tertentu yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat. Para pelajar diminta tidak ikut-ikutan dalam kegiatan semacam itu.
“Adik-adik pelajar merupakan generasi penerus bangsa. Jangan sampai masa depan kalian rusak karena narkoba maupun pergaulan yang salah. Fokuslah pada kegiatan-kegiatan positif, hormati orang tua dan guru, serta jadilah pelajar yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan,” pesannya, Jumat (21/8/2026).
Kasat juga mengajak para pelajar berani mengatakan tidak terhadap narkoba dalam bentuk apa pun. Menurutnya, masa remaja harus diisi dengan kegiatan yang mendukung pendidikan, pengembangan diri, serta pencapaian prestasi. Tak hanya penyuluhan, Satbinmas juga memberikan pembinaan Saka Bhayangkara melalui latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
Guru Bidang Humas SMAN 1 Gedeg, Samsul Jupri, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi dari kepolisian penting untuk memberikan pemahaman langsung kepada siswa mengenai berbagai ancaman yang dapat memengaruhi masa depan mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Mojokerto Kota atas penyuluhan tentang bahaya narkoba dan kenakalan remaja. Ini merupakan langkah positif untuk membentengi siswa-siswi SMAN 1 Gedeg dari bahaya narkoba, kenakalan remaja, bullying, maupun berbagai bentuk perilaku negatif lainnya,” ujarnya.
Pihak sekolah, lanjut Samsul, siap memperkuat sinergi dengan kepolisian dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, tertib, dan kondusif. Kegiatan tersebut menjadi sarana membangun kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, dan karakter positif para siswa.
Melalui pembinaan tersebut, Polres Mojokerto Kota berharap para pelajar mampu menjadi agen pencegahan narkoba dan kenakalan remaja di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal. Para siswa juga diharapkan lebih disiplin, berprestasi, serta mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif. [tin/kun]






