Banyuwangi (beritajatim.com) – Seminggu terkahir, Banyuwangi menjadi perhatian karena terjadi lonjakan kasus positif Covid 19 yang cukup signifikan. Bayangkan, baru sepekan terakhir data yang masuk sudah menembus angka 57 kasus positif baru.
Total hingga 21 Juni 2021, kasus Covid 19 Banyuwangi mencapai 278. Dominasi penyebaran kasus paling banyak berasal dari klaster hajatan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”covid-19″]
“Lonjakan kasus Covid 19 di Banyuwangi perlu ada perhatian karena beberapa hari terakhir sudah mencapai 30 kasus bahkan seminggu terkahir sudah menembus angka 57 kasus,” kata Wakil Ketua Satgas Covid 19 Banyuwangi, Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto, usai rakor bersama di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Senin (21/6/2021).
Kondisi ini, kata Eko, menjadi perhatian sekaligus evaluasi bersama. Baik dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga tingkat desa.
“Kita meminta untuk mengencangkan ikat pinggang untuk dapat menekan agar tidak terjadi lonjakan kasus,” terangnya.
Memang diakui, tidak hanya Banyuwangi yang terjadi lonjakan kasus yang sama. Namun, kondisi lebih parah dapat diantisipasi bersama.
“Banyuwangi memang terjadi kenaikan, namun kenaikan ini jangan sampai terjadi ledakan,” ucapnya.
Pihaknya meminta agar semua pihak dapat memberikan laporan bahkan larangan aktivitas berlebih di masyarakat. Termasuk tidak memberikan ijin keramaian termasuk hajatan.
“Maka dari itu sejak jauh hari kita akan rem perizinan tidak perlu. Kita kencangkan ikat pinggang dan itu diamini oleh Bupati, ini kita lakukan semata untuk keselamatan rakyat,”
“Misal awal terjadinya kasus itu di hajatan, ada di Desa Ringinpitu, dan Sumbersari. Ini terjadi karena mereka tidak dapat menertibkan undangan, tidak menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga hal seperti ini nanti kita akan antisipasi,” terangnya.
Sejauh ini ada 278 kasus baru yang berasal dari enam klaster berbeda di Banyuwangi. Mulai dari dua klaster hajatan, klaster ziarah Walisongo, klaster pondok pesantren, klaster keluarga dan klaster jamaah masjid. (rin/kun)






