Pamekasan (beritajatim.com) – Manajemen Madura United FC berencana melakukan penyekatan terhadap rombongan suporter Persib Bandung, Bobotoh. Penyekatan akan dilakukan di dua akses masuk menuju Pulau Madura, yakni Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Jembatan Suramadu.
Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif menindaklanjuti kebijakan larangan Bobotoh hadir menyaksikan laga final leg kedua antara Madura United FC lawan Persib Bandung, pada ajang Championship Series di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Jumat (31/5/2024) besok.
Terlebih kebijakan tersebut diambil berdasar regulasi BRI Liga 1 2023-2024 dalam Pasal 51 Ayat 6 yang berisi; ‘Dalam hal masa transisi transformasi sepakbola nasional, seluruh pertandingan sepakbola nasional termasuk kompetisi, tidak dapat dihadiri suporter klub tamu’.
“Jadi mulai pukul 7:00 WIB Jum’at besok, akan dilakukan penyekatan di akses Suramadu dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” kata LOC Madura United FC, Mohammad Alwi, Kamis (30/5/2024).
Tidak hanya itu, pihaknya juga berencana untuk melakukan kebijakan serupa di pintu masuk SGB Madura, khususnya menjelang kick off laga Laskar Sape Kerrab kontra Maung Bandung. “Di pintu masuk stadion (SGB) juga akan kita lakukan pemeriksaan,” ungkapnya.
“Sebagai langkah antisipatif, kami juga menggandeng pihak terkait. Di antaranya dari unsur Polda Jatim, Polres Tanjung Perak, Polres Bangkalan, serta beberapa personel dari instansi samping,” sambung pria yang akrab disapa Pak Alwi.
Dari itu pihaknya sangat berharap kerjasama dari seluruh suporter Persib, agar bersama-sama merealisasikan komitmen untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dalam sepakbola. Salah satunya dengan tetap menjalin hubungan baik antar sesama suporter.
“Kita tetap jalin silaturahmi ini dengan sama-sama menghargai regulasi yang ada, kita tetap saudara kawan,” pungkasnya. [pin]






