Surabaya (beritajatim.com) – Ayam Joper, merupakan singkatan dari Ayam Jowo Super. Ayam ini merupakan salah satu jenis ayam hasil persilangan antara ayam kampung dan ayam broiler. Ayam Joper dikenal memiliki keunggulan dalam hal pertumbuhan yang cepat dan daya tahan tubuh yang baik, sehingga sangat cocok untuk dibudidayakan di berbagai kondisi lingkungan.
Budidaya Ayam Joper menjadi pilihan yang menarik bagi para peternak karena menawarkan keuntungan dari segi produksi daging yang cepat dan efisiensi pakan yang tinggi. Berikut ini cara budidaya Ayam Joper yang dapat Anda terapkan untuk mendapatkan hasil optimal.
Persiapan Kandang
1. Lokasi
Pilih lokasi yang jauh dari keramaian untuk menghindari stres pada ayam. Pastikan kandang memiliki sirkulasi udara yang baik.
2. Ukuran Kandang
Sesuaikan ukuran kandang dengan jumlah ayam yang akan dipelihara. Untuk setiap meter persegi kandang, idealnya bisa menampung sekitar 8-10 ekor ayam.
3. Sanitasi
Jaga kebersihan kandang dengan membersihkan secara rutin dan menyediakan tempat pembuangan kotoran yang baik.
Pemilihan Bibit
Pilih bibit yang sehat, aktif, dan tidak cacat. Anda bisa mendapatkan bibit berkualitas dari peternak terpercaya atau hatchery. Idealnya, pilih bibit yang berumur 1 hari atau yang biasa disebut DOC (Day Old Chick).
Pemberian Pakan
Berikan pakan starter yang mengandung protein tinggi pada usia 0-2 minggu. Setelah itu, ganti dengan pakan grower hingga ayam berumur 5 minggu, dan pakan finisher hingga masa panen. Adapun pakan diberikan secara teratur 3-4 kali sehari. Pastikan ayam tidak kekurangan pakan dan air minum.
Perawatan dan Pemeliharaan
1. Suhu Kandang
Pada minggu pertama, jaga suhu kandang sekitar 32-34°C dengan menggunakan pemanas. Kurangi suhu secara bertahap hingga mencapai suhu ruangan normal.
2. Vaksinasi
Lakukan vaksinasi sesuai jadwal untuk mencegah penyakit. Vaksin yang umum diberikan antara lain vaksin ND (Newcastle Disease) dan vaksin IB (Infectious Bronchitis).
3. Pengendalian Penyakit
Pantau kondisi ayam secara rutin dan segera pisahkan ayam yang menunjukkan gejala sakit untuk menghindari penyebaran penyakit.
Panen
Ayam Joper biasanya siap panen pada umur 60-70 hari dengan bobot sekitar 1-1,2 kg per ekor. Panen dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari stres pada ayam yang bisa mempengaruhi kualitas daging.
Budidaya Ayam Joper bisa menjadi usaha yang menguntungkan jika dilakukan dengan perencanaan dan perawatan yang tepat. Dengan memahami cara budidaya yang benar, Anda bisa mendapatkan hasil maksimal dari usaha ternak ayam ini. (fyi/ian)






