Surabaya (beritajatim.com ) – QRIS sebagai fasilitas pembayaran kode QR Indonesia seringkali menjadi perdebatan terkait cara membacanya. Lalu bagaimana cara membaca QRIS yang benar?
Menurut perdebatan publik, ada tiga besar cara membaca QRIS yang paling populer. Ada yang menyebutnya Kyuris, Kris dan Kiris.
Baru-baru ini netizen kembali ramai memperdebatkan perihal cara membaca QRIS. Mereka memiliki alasan masing-masing pada setiap versi penyebutan QRIS.
Seperti halnya YouTuber Nessie Judge, yang membaca QRIS menjadi Kyuris atau Qyuris. Ia membagikan pendapatnya di akun Twitter resminya @nessiejudge.
“IT’S QYURIS NOT KRIS, i’m so sorry bapak-bapak, it’s English, u set this up yourselves hahaha. It’s Mekdi for McD bukan Mekde. Keyefsi for KFC bukan Kaefce. Eichenem for H&M bukan Hadanem. Wkwkw jangan berantakin otak kita yang sudah berantakan ini 🤓,” Nessie juga menambahkan screen shoot Wikipedia mengenai kepanjangan dari QRIS.
Nessie beranggapan bahwa QRIS harus tetap dibaca sesuai makna bahasa Inggrisnya, yakni Quick Response Code Indonesian Standard. Maka penekanan bacaan pada huruf ‘Q’ harus tetap sesuai dengan pengucapannya dalam bahasa Inggris.
[berita-terkait number=”5″ tag=”fakta”]
Menanggapi perdebatan yang tidak kunjung usai ini, Bank Indonesia lewat akun resmi Instagram-nya @bank_indonesia memberikan contoh cara membaca QRIS yang benar. Mereka membagikan hal ini melalui sebuah tayangan video pendek.
“Nah, #SobatRupiah tim yang mana nih, Kris atau Kyuris? Biar gak menimbulkan perdebatan gara-gara beda aliran soal penyebutan, ditonton dulu videonya, lalu coba ucapkan kata-kata ini #PakaiQRIS,” tulis keterangan ‘caption’ dalam video yang diunggah pada Sabtu (28/1/2023) lalu tersebut.
Dalam video tersebut, ada sejumlah pegawai Bank Indonesia yang meluruskan tentang cara membaca QRIS. Ternyata cara membaca yang benar adalah Kris.
“Itu bacanya Kris,” ungkap salah satu pegawai yang kemudian dilanjutkan oleh beberapa pegawai lain dengan jawaban senada.
Kemudian Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan cara membaca QRIS yang benar adalah Kris dan bukan Kyuris.
“Tinggal scan aja Kris, bukan Kyuris lho. Ingat Kris, bukan Kyuris,” tegasnya.
Meski telah mendapatkan penjelasan dari Bank Indonesia terkait cara membaca QRIS yang benar, nampaknya hal itu belum bisa memuaskan hati masyarakat.
Terbukti hingga sekarang, perdebatan mengenai hal ini masih berlangsung. Masyarakat juga memberikan kritik terhadap vidio dari Bank Indonesia tersebut. Mereka mengkritik bahwa penyebutan Kris berkesan seperti memanggil nama orang, bukan layanan pembayaran yang harusnya terdengar lebih resmi. (kai/ian)






