Bondowoso (beritaJatim.com) – Suasana formal saat rapat paripurna di gedung DPRD Bondowoso, Senin (1/7/2024, terpecah tawa usai terdengar letupan canda dari Ketua DPRD setempat H. Ahmad Dhafir.
Dhafir melayangkan candaan tentang rekomendasi saat berjabat tangan dengan Pj Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto.
Ahmad Dhafir adalah Ketua DPC PKB Kabupaten Bondowoso dan menjadi Ketua DPRD selama 5 periode beruntun.
Di sisi lain, Bambang Soekwanto diisukan santer bakal maju sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) di Pilkada Bondowoso 2024 ini.
PKB sejatinya sudah lebih dulu mendeklarasikan KH. Abdul Hamid Wahid sebagai Bacabup Bondowoso periode 2024-2029.
Sebab dari total 45 kursi dewan, PKB meraup 16 kursi legislatif periode 2024-2029 atau 35 persen dari jumlah keseluruhan.
Padahal, syarat minimal kursi mengusung bakal paslon hanya 9 kursi atau 25 persen dari total kursi di parlemen.
Di sisi lain, Bambang Soekwanto hingga kini belum mendapatkan rekomendasi resmi dari partai manapun.
Walaupun, sudah ada tiga parpol yang pasang badan lebih dulu menyatakan dukungan pada Bambang.
Mereka adalah Partai Gerindra, Partai Demokrat dan PKS. Ketiga gabungan parpol ini menyebut diri sebagai koalisi Bismillah.
Koalisi Bismillah memiliki 9 kursi yang cukup untuk mengusung Bacabup-Bacawabup untuk bertarung pada 27 November 2024 nanti.
Saat rapat paripuna persetujuan penetapan Raperda pelayanan publik, Senin (1/7/2024), candaan tentang rekomendasi itu memecah keheningan.
“Ini bukan rekom lo ya,” sentil Ahmad Dhafir saat menyerahkan draft raperda itu.
Ucapan itu memantik gelak tawa hadirin rapat paripurna. Termasuk Bambang pun ikut tertawa menyambutnya.
Bambang Soekwanto beberapa waktu lalu ketika ditanya tentang Pilkada hanya menjawab singkat.
“Jika direstui, harus siap,” jawab Bambang beberapa waktu lalu.
Apabila Bambang berhasil meraih rekomendasi untuk maju di Pilkada, maka ia selaku ASN harus mundur paling lambat pada 20 Juli 2024 atau 40 hari sebelum batas maksimal pendaftaran di KPU.
Sedangkan H. Ahmad Dhafir sudah yakin rekomendasi PKB jatuh pada KH. Abdul Hamid Wahid, salah satu pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.
“Yang jelas PKB merekomendasikan Ra Hamid sebagai Bacabup Bondowoso periode 2024-2029. Untuk surat (rekomendasi DPP) nya tinggal ambil saja,” ucap Dhafir.
Mengenai Bacawabup, Dhafir belum bisa memberi bocorkan. Namun PKB sudah menjajaki komunikasi dengan parpol lainnya.
“Semua parpol kami komunikasi. Targetnya calon tunggal,” tegas Dhafir penuh percaya diri. (awi/but)






