Surabaya (beritajatim.com) – Seiring tergerusnya pasar tradisional dan pasar modern, adanya inovasi yang dikembangkan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kembali berbelanja di pasar Tradisional.
Inovasi pasar tradisional bukan berarti harus mengubah sistem jual beli yang mempertemukan pedangan dan pembeli maupun sistem tawar menawar yang selama ini menjadi ciri khas pasar tradisional.
Salah satu konsep inovasi yang diungkapkan oleh salah satu calon Direktur PD Pasar, Rakhmad Yulianto adalah dengan menerapkan sistem drive Thru dan one Way pada beberapa pasar tradisional yang berada di tepi jalan besar.
“Tentunya tidak semua pasar tradisional bisa menerapkan sistem itu, jadi Kita pilih pasar yang cocok untuk sistem drive Thru dan one Way, seperti Pasar Keputran dan Pasar Kapas Krampung yang lokasinya ditepi jalan besar,” kata Rakhmad Yulianto, Jumat (8/7/2022).
Lebih lanjut pria yang pernah menjabat sebagai top manager di perusahaan multinasional di Indonesia itu menjelaskan, sistem drive thru bisa diterapkan bagi para pembeli yang sifatnya hanya membeli barang dengan jumlah tidak terlalu banyak.
Jadi mereka bisa membeli barang di pedagang yang ada dipinggir pasar dengan tidak meninggalkan kendaraan.
“Ide drive thru itu setelah saya melihat banyak pembeli yang transaksi dengan para pedagang yang ada di luar pasar. Rata-rata mereka membeli dengan jumlah barang yang tidak terlalu banyak,” ucapnya.
Agar pedagang yang didalam pasar tetap bisa mendapatkan pembeli, maka bisa diterapkan sistem one way, yakni para pembeli yang masuk didalam pasar maka mereka harus melewati pintu masuk dan pintu keluar yang sudah ditetapkan.
“Dengan sistem ini para pembeli akan melewati semua stan pedagang untuk membeli barang yang dibutuhkan,” kata pria yang meraih gelar sarjana dan magister dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pd-pasar-surya”]
Ia juga optimis keberadaan pasar tradisional tidak akan kalah dengan pasar modern jika PD Pasar melakukan inovasi dengan menjaga kebersihan pasar dengan memberikan beberapa fasilitas penunjang bagi para pedagang maupun pembeli agar merek bisa nyaman saat bertransaksi.
“Saya yakin pasar tradisional masih sangat dibutuhkan masyarakat,” kata Rakhmad Yulianto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Department di group PP Persero (BUMN) itu.
Ia juga mengaku masih memiliki ide pemikiran out of the box yang nantinya bisa membantu menaikan kinerja PD Pasar serta menjaga fungsi pasar tradisional sebagai penopang perekonomian rakyat, menciptakan lapangan kerja dan support Akselerasi program UMKM.(way/ted)






