Jember (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jember, Jawa Timur, melarang para calon legislator mengganggu alat peraga kampanye caleg dan calon presiden lain, baik sesama partai maupun beda partai.
“Karena kalau kita mengganggu, pasti kita akan diganggu. Hukum karma pasti ada. Jadi kalau tidak ingin diganggu, ya jangan mengganggu,” kata Ketua DPC PPP Jember Madini Farouq, Sabtu (9/12/2023).
Para caleg PPP juga diingatkan oleh Madini untuk permisi kepada warga sekitar sebelum memasang alat peraga kampanye. “Dititipkan agar dijaga keamanannya, tidak dirusak pihak lain,” katanya.
Madini meminta para caleg lebih variatif dalam bergerak, tidak monoton, dan tidak pragmatis. “Kita ini partai ideologis. Maka yang harus dikedepankan adalah pendekatan ideologis, bukan pendekatan pragmatis,” katanya.
Salah satu ikhtiar untuk meraih suara dalam pemilu legislatif adalah dengan melakukan bimbingan teknis kepada calon legislator PPP untuk DPRD Jember, Rabu (6/12/2023) kemarin. Menurut Madini, bimbingan teknis dilaksanakan karena ada beberapa aturan yang perlu diketahui caleg.
“Termasuk soal sistem pelaporan dana kampanye. Kami juga undang Komisi Pemilihan Umum untuk memberi materi. Sejauh ini para caleg sudah berjalan. Cuma perlu ditata lagi strateginya bagaimana, supaya mereka bisa melangkah secara efektif dan efisien untuk mendapatkan suara,” kata Madini. [wir]






