Surabaya (beritajatim.com) – Calon legislatif (caleg) muda Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Widyan Asfarani memiliki cara unik untuk berkampanye. Dia menggelar tebus murah oli motor khusus bagi driver ojek online di Kota Surabaya.
“Para driver ojek online tersebut cukup membayar Rp 15.000 saja, mereka sudah mendapatkan oli gratis lengkap dengan jasa penggantian,” ujar Widyan di DPD PSI Surabaya, Senin (8/1/2024).
Kampanye unik yang dilakukan oleh caleg dapil 4 Surabaya ini pun ramai diserbu masyarakat. Selain untuk menggaet suara dari para pemilih, tebus murah oli ini juga sebagai wujud kepedulian kepada warga Surabaya.
“Kami memberikan kuota sebanyak 60 driver ojek online, khususnya warga Dapil 4 Surabaya untuk ganti oli motornya. Selain untuk membantu meringankan beban mereka, ini juga sebagai wujud kepedulian kami untuk mengurangi polusi di Kota Surabaya,” tegas Widyan.
Widyan menyebut di Surabaya memang banyak ojek online. Mereka ada yang rutin mengganti oli motor sebagai maintenance atau perawatan kendaraan, namun ada juga yang merasa keberatan.
Padahal, kata dia, ganti oli sepeda motor cukup penting untuk menjaga kualitas gas buang yang dilepaskan ke lingkungan. “Ketika rutin mengganti oli maka gas buang akan relatif terjaga dan akan menjaga kualitas udara di kota pahlawan,” ujar dia.
Selain itu, program tebus oli murah merupakan upaya PSI untuk memaksimalkan proses kampanye dan juga mensosialisasikan PSI kepada masyarakat.
Sebagai caleg, Widyan pun dalam kesempatan itu turut menyampaikan visi misinya ketika berdialog dengan para driver ojek online yang mengikuti program tebus murah oli motor tersebut.
“Saya menyampaikan bahwa nanti kalau misalnya saya dipercaya untuk menjadi anggota dewan di DPRD Kota Surabaya, para pelaku ojek online ini akan menjadi kelompok masyarakat yang kami perhatikan. Terutama dalam pemenuhan hak mereka dalam berusaha,” tegasnya.
Bahkan penyuka road bike ini berniat untuk menjadikan program tebus murah oli motor ini sebagai program rutin yang dilakukan khusus bagi para driver ojek online di Surabaya.
Sementara itu, Abdul Saroni, salah satu driver ojek online yang memanfaat program tebus murah oli sepeda motor ini mengatakan bahwa biasanya ia mengganti oli kendaraan bermotornya setiap 2 minggu sekali. Menurutnya ganti oli ini penting untuk merawat kendaraan yang sehari-harinya digunakan untuk bekerja.
“Biasanya sekali ganti oli itu sekitar Rp 50.000 sampai Rp 60.000. tapi hari ini kita mendapatkan kesempatan untuk terus murah seharga Rp 15.000. untuk ini sangat membantu bagi kami para driver ojek online. Maka kami sampaikan terima kasih kepada PSI terutama dari caleg yang memiliki program tebus murah ini,” tegasnya.
“Ya berharap ke depan para wakil rakyat akan memberikan perhatian lebih kepada mereka masyarakat kecil khususnya dari kalangan ojek online. Latihan kecil menurutnya sangat berarti bagi mereka yang sangat membutuhkan,” pungkas dia.[asg/kun]






