Batu (beritajatim.com) – Cakupan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) Kota Batu mencapai 99,63 persen. Atas capaian ini, Pemkot Batu meraih penghargaan UHC (Universal Health Coverage) Award 2023.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Pj (Penjabat) Wali Kota Batum Aries Agung Paewai dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Turut hadir pada acara Penyerahan Penghargaan UHC Award 2023 di Balai Sudirman Jakarta, Selasa (14/3), yaitu Wapres RI Ma’ruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy dan Dirut BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti.
Aries memandang penghargaan ini sebagai hasil kolaboratif Pemkot dan BPJS Kesehatan. Dia berharap ke depan kolaborasi tersebut bisa lebih ditingkatkan dan dilaksanakan berkesinambungan. Utamanya untuk mengcover jaminan kesehatan seluruh masyarakat.
“Kolaborasi dan sinergitas ini perlu terus ditingkatkan secara berkesinambungan agar seluruh masyarakat Kota Batu terdaftar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), terutama untuk mengcover masyarakat kategori rentan. Ini sebagai semangat kita agar senantiasa meningkatkan pelayanan untuk masyarakat,” kata Aries, Rabu (15/3/2023).
Baca Juga:
Pemkot Batu Serahkan BLT Bagi Pekerja Sektor Transportasi
Capaian masyarakat kota Batu yang terdaftar Program JKN saat ini adalah 99,63 persen. Artinya, cakupan tersebut masih menjadi pekerjaan rumah di Kota Batu yang masih tersisa 0,37 persen. Aries menargetkan angka itu akan segera diselesaikan.
“Kekurangan ini akan kita terus sisir, khususnya jika dari 0,37 persen itu adalah warga kurang mampu. Maka kami berharap koordinasi dengan lurah, kepala desa sampai tingkat RT dan RW bisa terus diperkuat,” kata Aries yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala BPSDM Jatim itu.
Sejak Tahun 2020 pemkot Batu sudah menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan untuk integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan BPJS pada setiap pelayanan kesehatan. Pemerintah telah mewajibkan masyarakat yang dengan KTP Kota Batu agar terdaftar Program JKN.

Terdaftarnya seluruh masyarakat Kota Batu, akan membuat kendala saat mendapatkan pelayanan kesehatan tidak lagi terjadi. Sinergitas tersebut bertujuan memberi kemudahan pada masyarakat agar memperoleh fasilitas kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP saja. Program tersebut yang menghantarkan keikutsertaan penduduk Kota Batu dalam Program JKN sebesar 99,63 persen sehingga berhasil menyabet UHC Award.
Baca Juga:
19 Desa di Kota Batu Jadi Desa Mandiri Pertama di Indonesia
Sementara itu Wapres RI Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyampaikan penghargaan ini merupakan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah konsisten mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan mengintegrasikan jaminan kesehatan daerah.
“Semoga apresiasi ini akan meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan kesehatan seluruh masyarakat,” tutur Wapres Ma’ruf Amin saat memberikan sambutan.
Wapres juga menambahkan, jika dampak integrasi yang dilakukan pemerintah daerah adalah terbukanya akses dan meningkatnya pelayanan kesehatan masyarakat dengan kepesertaan Program JKN saat ini mencapai 90,3 persen.
Sebagai informasi, Penghargaan UHC 2023 diberikan kepada 22 pemerintah provinsi dan 334 pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia, dengan minimal 95 persen dari total penduduknya sudah terdaftar di Program JKN. [dan/beq]






