Jember (beritajatim.com) – Hendy Siswanto, calon bupati nomor urut 1, membuka acara debat perdana antarkandidat yang digelar Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, di New Sari Utama Ballroom, Sabtu (26/10/2024) malam, dengan memaparkan 11 hasil pembangunan.
Tema debat perdana ini adalah Penguatan Pembangunan dan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat Kabupaten Jember. Ada lima subtema yang diambil, yakni kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, keberlanjutan ekologi dan energi, dan pengangguran maupun lapangan pekerjaan.
Hendy yang berpasangan dengan Muhammad Balya Firjaun Barlaman mendapat kesempatan lebih dulu untuk meyampaikan pidato pembuka selama dua menit. Giliran berikutnya adalah Muhammad Fawait yang berpasangan dengan Djoko Susanto.
Dalam pidato pembuka, Hendy menyebutkan dua program kesehatan yang sudah dijalankannya selama memimpin Jember sejak 2021. “Kami telah memberi layanan kesehatan gratis melalui program J-Pasti Keren untuk rakyat kurang mampu, meningkatkan insentif kader posyandu dari Rp 100 ribu menjadi Rp 300 ribu,” katanya.
Di sektor pendidikan, Hendy menyebutkan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidikan dengan menerbitkan hampir lima ribu surat keputusan bagi guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap. “Kami juga meningkatkan insentif guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dari Rp 320 ribu menjadi Rp 750 ribu,” katanya. Beasiswa pun diberikan kepada lebih dari 25 ribu orang.
“Kami juga mengembalikan hak aparatur sipil negara dan hak konstituen anggota DPRD Jember, termasuk kesejahteraan pegawai honorer. Selain itu kami memberi insentif untuk puluhan ribu guru ngaji sejak 2021 sampai sekarang sekaligus mengikutsertakan mereka dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” kata Hendy.
Bantuan juga digelontor untuk pondok pesantren, masjid, musala, Pengurus Cabang NU Jember, Pengurus Cabang NU Kencong, dan lembaga keagamaan lainnya.
Dalam bidang infrastruktur, Hendy menyatakan telah memperbaiki lebih dari dua ribu kilometer jalan kabupaten dan puluhan ribu kilometer jalan desa serta jalan lingkungan. “Kami memasang lebih dari 26 ribu titik penerangan jalan umum dan memperbaiki lebih dari 12 ribu meter saluran irigasi,” katanya.
Hendy juga membangun pabrik pupuk organik. Ini merupakan pabrik pupuk organik pertama milik pemerintah daerah di Indonesia. “Percayalah, bahwa kami selalu amanah dan istikomah. wes wayahe kita lanjutkan membangun Jember,” kata pria yang diusung PDI Perjuangan ini. [wir]






