Jember (beritajatim.com) – Muhammad Fawait, calon bupati nomor urut 2, menjanjikan layanan kesehatan gratis di seluruh rumah sakit, negeri dan swasta, bagi warga Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Janji ini dilontarkan Fawait, dalam debat perdana antarkandidat yang digelar Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, di New Sari Utama Ballroom, Sabtu (26/10/2024) malam.
“Tapi yang jelas bahwa kesehatan di Jember hari ini, warga Jember hanya bisa berobat gratis di rumah sakit pemerintah. Kalau kami dikasih kesempatan, kita bikin warga Jember gratis, bukan cuma di rumah sakit pemerintah, tapi di seluruh rumah sakit yang ada di Jember. Seluruh fasilitas kesehatan yang ada di seluruh Indonesia,” kata Fawait.
Fawait yakin bisa melakukannya. “Karena kita tahu hari ini ada UHC (Universal Health Coverage). Maka ke depan, kami berkomitmen, bahwa warga Jember di mana pun berada, kalian sakit tidak perlu khawatir. Masuk rumah sakit mana pun tanpa administrasi, tanpa surat dari kepala desa, tanpa mengorbankan nakes (Tenaga Kesehatan), tanpa mengorbankan rumah sakit,” katanya.
Fawait mengaku mendengar nasib tenaga kesehatan di Jember tidak baik-baik saja. “Karena sebentar lagi Japel-nya (Jasa Pelayanan) tidak bisa dibayar. Pasien harus kita perhatikan. Tapi nakesnya juga harus kita perhatikan, dokter, perawat, dan lain sebagainya,” katanya.
Fawait mengingatkan, bahwa Jember pernah memiliki fasilitas kesehatan terbaik kedua di Jatim pada era 1990-an. “Dan itu harus kita lakukan lagi. Kalau sekarang kita biarkan. BLUD pendapatannya justru tidak digunakan untuk rumah sakit, untuk kepentingan rumah sakit, maka rumah sakitnya bangkrut. Kalau rumah sakitnya bangkrut, nakesnya telantar. Kalau itu yang terjadi, maka masyarakat tidak akan menikmati layanan kesehatan,” katauya.
Hendy Siswanto, calon bupati petahana nomor urut 1, mengaku geli mendengar pemaparan Fawait. “Japel dibayar tuh semuanya. J-Pasti Keren gratis tuh sampai sekarang. Jadi yang dikatakan tidak gratis itu yang mana ya? Kayaknya kita perlu cek lagi,” katanya.
Tema debat perdana ini adalah Penguatan Pembangunan dan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat Kabupaten Jember. Ada lima subtema yang diambil, yakni kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, keberlanjutan ekologi dan energi, dan pengangguran maupun lapangan pekerjaan.
Dua pasangan kandidat yang berhadapan adalah pasangan petahana Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman diusung PDI Perjuangan, dan Muhammad Fawait berpasangan dengan Djoko Susanto dan diusung koalisi Gerindra, PKB, PKS, Nasdem, Golkar, PPP, dan PAN. [wir]






