Lamongan (beritajatim.com) – Memasuki hari ketiga, rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan kembali digelar. Rapat ini dalam rangka Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap 2 Raperda inisiatif eksekutif dan Jawaban Fraksi atas Pendapat Bupati terhadap 4 Raperda inisiatif legislatif yang bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lamongan, Senin (28/6/2021).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES) menyampaikan jawaban dan tanggapan atas pendapat, pemikiran, saran, dan pertanyaan atas Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026 dan Raperda perubahan kedua atas Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Lamongan.
Terkait sejumlah persoalan di Lamongan, Bupati YES juga menanggapi berbagai persoalan penting seperti persoalan pembangunan infrastruktur, kemiskinan, fasilitas kesehatan, pelayanan publik, fasilitas pendidikan, hingga target dan capaian RJPMD lima tahun ke depan.
“Berbagai persoalan penting sebagaimana yang disampaikan berbagai Fraksi terhadap pemerataan infrastruktur, Pemkab berkomitmen melalui program JAMULA (Jalan Mulus Lamongan). Sedangkan untuk penanganan kemiskinan, Pemerintah telah bersinergi dengan masyarakat dan dunia usaha dengan melakukan berbagai pendekatan,” ungkap Bupati YES.
Lebih lanjut, Bupati YES mengimbuhkan, Pemkab juga telah melakukan pemerataan kualitas pendidikan, melalui peningkatan sarana prasarana, peningkatan kualitas guru hingga beasiswa bagi keluarga kurang mampu dan berprestasi. Lalu terhadap pelayanan kesehatan, pihaknya terus melakukan pemantauan berkesinambungan di seluruh Puskesmas dan jaringannya.
Sementara itu, untuk target dan capaian RPJMD, Pemerintah Daerah menggunakan 3 (tiga) pendekatan, di antaranya benchmarking, proyek statistik, dan expert judgement. Sehingga melalui hal tersebut, Eksekutif optimis semua target RPJMD bisa tercapai.
“Melalui tiga pendekatan tersebut, serta pertimbangan aspek pengalaman dan penganggaran. Pemkab juga mempersiapkan antisipasi melalui evaluasi kinerja perangkat daerah yang akan dilaksanakan setiap semester guna mengetahui capaian dan strategi. Pemkab Lamongan juga berkomitmen dan berkeyakinan serta optimis bahwa target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik,” terang Bupati YES.
Selanjutnya, untuk Raperda perubahan kedua atas Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Lamongan, Bupati YES turut mengapresiasi berbagai harapan fraksi yang ingin menjadikan kinerja pemerintah lebih fokus, efektif dan signifikan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara DPRD Lamongan, Imam Fadli berharap, bahwa ke-empat Raperda inisiatif legislatif ini nantinya dapat melahirkan karya, ide, maupun terobosan baru dalam mewujudkan Kejayaan Lamongan.
“Kami ucapkan terima kasih atas apresiasi pemerintah terhadap Raperda Inovasi Daerah, Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Pengentasan Kemiskinan dan Penyelenggaraan Alam dan Non Alam. Kami berharap nantinya ke-empat Raperda ini dapat disahkan,” harapnya. [riq/but]








