Tuban (beritajatim.com) – Setelah meresmikan Bus Sekolah Gratis Si Mas Ganteng, kini Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky juga meresmikan mobil Cedak Mas yakni mobil keliling pelayanan Adminduk dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tuban di Desa Margomulyo Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.
Diketahui, mobil pelayanan pengurusan Adminduk ini bisa dijangkau pada hari libur atau weekend untuk memudahkan pekerja yang memiliki waktu di hari weekend saja.
Mas Lindra sapanya menjelaskan, mobil keliling pelayanan Adminduk terobosan dari Dukcapil ini sangat mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan.
“Jadi istilahnya jemput bola, dikerjakan disitu, bahkan bisa selesai dalam 1×24 jam,” terang Bupati Tuban.
Lanjut, Mobil Cedak Mas juga menjadi jawaban bagi para difabel untuk lebih mudah mengurus dokumen kependudukan. Sebab, Mobil Cedak Mas ini di didesain sedemikian rupa, terutama agar ramah disabilitas.
“Saya tadi juga sempat mencoba, teman penyandang disabilitas bisa langsung dilayani disini dengan mudah,” kata Lindra.
Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Tuban akan terus memberikan pelayanan yang mudah dan cepat untuk masyarakat dalam hal pengurusan dokumen kependudukan, seperti KTP, KK, KIA, Akta Kelahiran dan Kematian serta Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia SKPWNI.
Menurutnya, hal ini penting sebab update data kependudukan dapat memaksimalkan program pembangunan dan bantuan untuk masyarakat miskin dari pemerintah, bisa tepat sasaran.
“Karena update data kependudukan ini sangat penting sekali agar semua program yang disusun oleh pemerintah tepat sasaran, baik pendidikan, sosial, kesehatan, dan lainnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Tuban, Rohman Ubaid menjelaskan program tersebut diinisiasi Mas Lindra untuk memberikan pelayanan dengan lebih baik, cepat dan dekat. Adapun pelayanan yang diberikan diantaranya perekaman e-KTP, penerbitan KIA, KK, maupun dokumen kependudukan lainnya.
“Termasuk kami sediakan juga semacam lift si mobil untuk memudahkan lansia dan disabilitas saat perekaman e-KTP,” tutur Rohman Ubaid.
Kemudian, untuk program tersebut kata Rohman Ubaid menjangkau masyarakat hingga pelosok desa, karena tujuan mobil ini yakni bisa jemput bola hingga ke rumah warga.
Pada tahap awal, mobil akan standby di balai desa, pusat keramaian publik seperti GOR dan event car free day. Tujuannya menyasar masyarakat dan pelajar yang baru bisa mengurus data kependudukannya di hari weekend atau hari libur.
“Sebelum diterjunkan, pihak Dukcapil akan menginformasikan kepada Camat tentang lokasi yang akan dikunjungi. Dengan demikian, masyarakat dapat mempersiapkan persyaratan lain yang dibutuhkan,” pungkasnya. [ayu/ted]






