Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah daerah terus menunjukkan komitmen tinggi dalam menyukseskan agenda pemenuhan gizi nasional di tingkat akar rumput. Penyediaan sarana pendukung transportasi dinilai menjadi langkah krusial untuk mempercepat jangkauan tim monitoring dalam mengawal kualitas pangan di lapangan.
Langkah taktis ini diambil agar seluruh proses distribusi makanan sehat untuk generasi muda di tingkat kecamatan tidak mengalami kendala logistik. Dukungan prasarana ini juga menjadi pemantik semangat bagi para petugas agar lebih intensif melakukan pengawasan secara langsung ke setiap unit dapur produksi.
“Yang penting semua ketentuan dari Badan Gizi Nasional itu bisa dilaksanakan agar program yang baik ini bisa berjalan sesuai koridor,” ujar Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, Kamis (11/6). Pihaknya menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas kantor sekretariatan bersama dan armada operasional ini merupakan bentuk kepedulian nyata pemkab guna menyokong kelancaran tugas tim pengawas.
Pusat koordinasi baru tersebut sengaja ditempatkan di lokasi strategis agar memudahkan jalur komunikasi lintas instansi kelembagaan secara cepat. Keberadaan wadah ini diharapkan mampu mengurai sumbatan informasi teknis yang sering kali menghambat jalannya program kemitraan di desa-desa.
Struktur kepengurusan tim satgas khusus ini juga diperkuat dengan melibatkan unsur pimpinan sekretariat daerah serta jajaran dinas kesehatan setempat. Keterlibatan tim medis dinilai sangat penting untuk memastikan seluruh proses pengolahan menu makanan telah lolos sertifikasi kelaikan higienis.
Langkah pemberian fasilitas penunjang bergerak ini diklaim sebagai bentuk inisiatif responsif yang pertama kalinya diterapkan oleh pemerintah daerah di tingkat regional. Pihak otoritas berharap daerah lain dapat menduplikasi skema dukungan serupa demi kepentingan perbaikan gizi anak bangsa.
“Harapannya dengan adanya mobil ini pengawasan lebih lancar dan semua pihak bersinergi agar program bisa berjalan lancar,” tambah pria yang akrab disapa Mas Rusdi tersebut. Walaupun armada yang disediakan berstatus bukan kendaraan baru, fungsi utilitasnya dipastikan tetap prima untuk menembus wilayah geografis yang sulit.
Manajemen pengawasan yang ketat dan terukur diyakini bakal meminimalkan potensi kesalahan prosedur dalam penyajian menu harian kepada para siswa. Seluruh jajaran relawan diimbau untuk menjaga amanah ini dengan penuh tanggung jawab demi terwujudnya masyarakat Pasuruan yang sehat dan cerdas. (ada/but)






