Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menyampaikan realisasi beragam program yang digagas selama masa kepemimpinannya dalam giat Safari Ramadhan 1444 Hijriah.
Dari realisasi beragam program tersebut, di antaranya merupakan 5 (lima) program prioritas. Meliputi program bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur dan reformasi birokrasi.
“Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, telah berjalan on the track atau berjalan sesuai dengan apa yang kita sepakati bersama, khususnya tentang program yang kita gagas bersama,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Senin (3/4/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”bupati-pamekasan”]
Dari realisasi beragam program yang disampaikan, satu di antaranya sektor pendidikan melalui program beasiswa santri. “Alhamdulillah hampir 5 ribu anak sudah kita kirim ke pesantren melalui program beasiswa santri,” ungkapnya.
“Tidak hanya beasiswa santri, tapi juga beasiswa bagi anak-anak tidak mampu agar dapat melanjutkan kuliah di jurusan kedokteran. Harapannya, orang yang tidak mampu juga memiliki kesempatan sekolah di tempat yang layak,” imbuhnya.
Harapan lainnya agar mereka nantinya dapat mengabdi bagi agama, bangsa dan negara. Khususnya kabupaten Pamekasan. “Alhamdulillah juga, kemarin empat anak-anak kita berangkatkan ke Tiongkok, guna belajar IT (Informasi dan Teknologi),” jelasnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pemkab-pamekasan”]
Termasuk juga di bidang ekonomi, melalui program Saputangan Biru atau yang biasa disebut Wirausaha Baru alias WUB. “Program di bidang ekonomi juga jalan, sarung yang kami pakai dengan pak wabup ini adalah produksi Pamekasan,” bebernya.
“Sesuai komitmen dari awal, melalui program Saputangan Biru ini kami juga memberikan pelatihan usaha gratis. Mulai dari pembuatan sepatu, songkok, sarung, tas, dan kebutuhan lainnya,” sambung bupati muda yang familiar disapa Mas Tamam.
Melalui program tersebut, beberapa kebutuhan masyarakat yang lumrah berbelanja produk luar daerah. Nantinya justru berdampak pada perputaran roda ekonomi di Pamekasan. “Saat ini saya beli masyarakat mulai menggeliat hingga mencapai 4,6 persen, artinya pertumbuhan ekonomi masyarakat bagus,” pungkasnya. [pin/ted]






