Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman menilai program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) dapat membantu mendorong percepatan sektor pembangunan, khususnya di daerah yang dipimpinnya.
Hal tersebut disampaikan disela pembukaan program TMMD Ke-125 Tahun 2025 di di Lapangan Nagara Bhakti Kompleks Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Senin (23/7/2025) kemarin.
Bahkan pihaknya juga meyakini jika program yang terpusat di Dusun Kleker, Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, dijadwalkan digelar hingga 20 Agustus 2025 mendatang. Digelar dalam rangka kembali meningkatkan semangat gotong royong.
“Program TMMD ini sejatinya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang semangat membangun, sebab program ini tidak hanya melibatkan TNI, pemerintah kabupaten, kecamatan dan pemerintah desa, tetapi juga partispasi masyarakat dalam merealisasikan pembangunan,” kata KH Kholilurrahman.
Bupati yang akrab disapa Kiai Kholil menilai jika selama ini partispasi masyarakat dalam pembangunan relatif kecil dengan prosentase sekitar 10 persen, sedangkan 90 persen sisanya tergolong katagori pasif.
“Karena itu kami menyampaikan terima kasih kepada Dandim 0826 Pamekasan, beserta jajaran yang telah berkomitmen untuk mendorong sektor pembangunan di Pamekasan, salah satunya melalui program TMMD,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan jika pemilihan lokasi TMMD Ke-125 juga dinilai sangat tepat berdasar hasil kajian maupun telaah yang dilakukan. Terlebih juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah setempat.
“Dan kami kira Desa Kramat (Tlanakan) yang dijadikan sebagai sasaran program TMMD sudah sangat tepat, dan tentu kami berharap program ini berjalan lancar tanpa hambatan, dan beberapa pekerjaan infrastruktur yang sudah dirancang bisa selesai sesuai jadwal yang ditentukan,” pungkasnya. [pin/kun]






