Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mendorong tenaga pendidik di lingkungan instansi yang dipimpinnya, agar terus memiliki semangat tinggi dalam mengembangkan sektor pendidikan.
Hal tersebut disampaikan seiring dengan era disrupsi yang menuntut para tenaga pendidik maupun guru agar selalu komitmen, serta senantiasa melakukan beragam program inovatif yang berorientasi pada pengembangan sikap dan pola pikir generasi muda.
Bahkan bupati muda yang familiar disapa Mas Tamam, juga mengajak para pendidik maupun para guru, agar menjadikan lembaga pendidikan sebagai sarana pengabdian bagi agama, bangsa dan negara.
“Pengelola lembaga maupun tenaga pendidik harus memiliki semangat yang tinggi dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia, tidak terkecuali di kabupaten Pamekasan,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Jum’at (23/6/2023).
Baca Juga: Jumlah DPT Pemilu 2024 di Pamekasan Berkurang 30.311 Pemilih
Seiring dengan perkembangan zaman, saat ini para tenaga pendidik harus melakukan berbagai program terobosan. “Anak zaman sekarang sudah diperkenalkan dengan internet, berbeda jauh dengan anak didik zaman dulu,” ungkapnya.
“Dengan begitu, maka proses belajar mengajar di sekolah juga bisa dilakukan secara online atau dengan memanfaatkan teknologi. Hal ini tentu tidak sempat terpikirkan sebelumnya,” jelasnya.
Baca Juga: PWI Pamekasan Dorong Pengembangan Sektor UMKM
Salah satunya cara untuk menghadapi perkembangan zaman, yakni dengan melakukan program inovatif yang cepat dan efesien. “Artinya agar tidak ketinggalan, kita harus melakukan program terobosan dan dimulai dari sesuatu yang kita miliki,” tegasnya.
“Generasi yang akan menjadi harapan masa depan itu, setidaknya memiliki tiga syarat; pertama memiliki iman yang bagus, kedua memiliki ilmu pengetahuan yang mumpuni, dan yang ketiga inovatif, kreatif, dan cepat. Sebab zaman menghendaki kecepatan,” pungkasnya. [pin/ted]






