Jember (beritajatim.com) – Hendy Siswanto, Bupati Jember, Jawa Timur, mengusulkan perlunya liburan Ramadhan dan lebaran selama sebulan penuh. Libur panjang dipercaya memiliki banyak dampak positif bagi masyarakat.
Usulan Hendy ini didasarkan pada situasi yang selalu berulang setiap kali libur cuti bersama untuk lebaran. Ekonomi bergerak, namun kemacetan terjadi di mana-mana dan potensi kecelakaan lalu lintas selalu muncul.
“Lebaran 2024 nanti unsya Allah lebih besar lagi, karena perkembangan ekonomi semakin bagus. Kami berharap pemerintah provinsi dan pusat bisa mengkaji kemungkinan libur sebulan pada bulan suci Ramadhan. Dengan begitu kita bisa mengatur ritme,” kata Hendy, ditulis Jumat (28/4/2023).
Menurut Hendy, selama cuti lebaran yang hanya sepekan, padatnya arus lalu lintas memunculkan kecelakaan. “Tugas teman-teman TNI-Polri cukup berat mengatur lalu lintas. Tapi dengan libur satu bulan, multiplier effect-nya istimewa terhadap ekonomi, Perpindahan investasi dari satu daerah ke daerah lain bisa terjadi. Angka kecelakaan juga bisa ditekan,” katanya.
“Tradisi mudik kan hanya ada di Indonesia. Jadi dari Jember, kami sekadar mengusulkan, mungkin bisa diliburkan satu bulan penuh. Kita siapkan dampaknya, mulai dari pendidikan atau hal yang lain,” kata Hendy.
“Kita sudah punya pengalaman pandemi Covid kemarin, kita kerja dari rumah (work from home) atau belajar di rumah dengan model video conference. Jadi kecanggihan teknologi bisa kita gunakan untuk mengurangi dampaknya,” kata Hendy. [wir]






