Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Jember melantik direksi baru Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan, yang terdiri dari Gogot Cahyo Baskoro, Dima Akhyar, dan Nyoman Aribowo, dengan fokus meningkatkan PAD dan pengentasan kemiskinan.
- Bupati Muhammad Fawait menekankan pentingnya kinerja berbasis data, berpikir “outside the box”, dan tidak anti kritik, serta menargetkan fondasi kuat di tahun pertama untuk kemajuan PDP Kahyangan.
- Direksi baru diminta mendukung program pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan memanfaatkan peluang bisnis melalui revisi Peraturan Daerah PDP Kahyangan.
Jember (beritajatim.com) – Perusahaan Daerah Perkebunan Kahyangan milik Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, bernilai strategis bagi pendapatan asli daerah (PAD) dan pengungkit ekonomi maupun pengentasan kemiskinan.
Bupati Muhammad Fawait mengatakan, PDP Kahyangan berhubungan langsung dengan masyarakat di kantong-kantong kemiskinan. “PDP Nakhodanya baru dan tiga-tiganya adalah aktivis,” katanya, usai melantik direksi PDP Kahyangan, di Pendapa Wahyawibawagraha, Jember, Rabu (13/5/2026) malam.
Mereka adalah Gogot Cahyo Baskoro sebagai direktur utama, Dima Akhyar sebagai direktur umum dan keuangan, dan Nyoman Aribowo sebagai direktur produksi, pemasaran, dan pengembangan.
“Aktivis tidak boleh baperan. Tidak boleh anti kritik. Pokoknya berpikirnya outside the box, dan buktikan dengan kinerja, yang terbukti dengan perangkaan,” kata Bupati Fawait.
Bupati Fawait mencontohkan kinerja Pemkab Jember yang terbukti dengan indikator pertumbuhan ekonomi dan pendapatan yang baik. “Jangan sampai kinerja dibuktikan hanya dengan persepsi atau adu kata-kata. Kita adu data,” katanya.
“Kita lihat data-data kita, stunting, AKI (Angka Kematian Ibu), AKB (Angka Kematian Bayi), pertumbuhan ekonomi. Tapi kalau tidak percaya dengan angka-angka itu ya repot juga. Susah juga kita mau percaya sama siapa lagi. Jangan cuma keyakinan ya, tetapi dengan angka yang jelas,” kata Fawait.
Bupati Fawait yakin tiga direktur yang merupakan mantan anggota tim pemenangannya saat pilkada tersebut akan bisa memperbaiki PDP Kahyangan. “Tentu malu dong kalau satu tahun tidak ada progres,” katanya.
Menurut Fawait, tahun pertama adalah untuk membangun fondasi. “Tidak mungkinlah tiga aktivis top kita ini tidak bisa bikin PDP maju. Saya pilih karena salah satunya adalah latar belakang, bahwa kalau aktivis itu biasanya fighter dan tidak baperan, itu yang paling penting,” katanya.
Bupati Fawait berpesan kepada direksi PDP Kahyangan untuk menyukseskan program pemerintah pusat, termasuk Makan Bergizi Gratis. “MBG ini adalah program pemerintah pusat, sekaligus peluang bagi Kabupaten Jember termasuk PDP,” katanya.
Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan merevisi peraturan daerah tentang PDP Kahyangan. Fawait berharap, dengan perubahan perda, PDP Kahyangan bisa menangkap sejumlah peluang pengembangan usaha, termasuk MBG. [wir/suf]






