Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto menamai bayi yang dilahirkan di tepi jalan beberapa hari lalu Fatimah Azzahrah. Nama itu diberikan Hendy saar mengunjungi rumah pasangan suami istri Nurul Yakin dan Holila, di Dusun Krajan, Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (21/12/2023) malam.
Hendy mengunjungi rumah Nurul dan Holila bersama Sekretaris Daerah Hadi Sasmito, Kepala Dinas Kesehatan Hendro Soelistijono, dan beberapa pejabat.
Sebelumnya, Hendy menyempatkan diri untuk melihat lokasi tempat Holilah melahirkan di tepi jalan, menyusul adanya informasi jalan tersebut rusak dan tak layak digunakan. “Ini jalannya bagus semua. Saya sengaja mau napak tilas sampai ke rumahnya,” katanya.
Ditemui langsung Nurul Yakin dan Holila, Hendy menanyakan kondisi bayi perempuan yang baru dilahirkan tersebut. “Ya Allah, siapa namanya?” tanyanya.
“Belum ada namanya, Pak,” kata Holila.
“Cowok atau cewek?” tanya Hendy
“Cewek,” jawan Holila.
“Bagus kalau namanya Fatimah Azzahrah, putri Rasulullah,” kata Hendy.
Hendy bercerita kepada Holila bahwa telah melihat lokasi jalan tempat lahirnya Fatimah Azzahrah. “Alhamdulillah, sehat. Ini namanya Fatimah Azzahrah. Tadi saya melihat kondisi infrastruktur, kondisi jalannya mulus. Tapi ini memicu saya untuk memperbaiki semua jalan, karena jalan yang mulus bisa memudahkan masyarakat,” katanya.
Hendy berpesan kepada semua pihak agar pengalaman pahit Holila itu tidak terjadi lagi. Holila melahirkan bayi perempuan dalam perjalanan menuju puskesmas saat diantarkan suaminya bersepeda motor, di Desa Kaliglagah, Rabu (20/12/2023) dini hari.
Selama masa kehamilan, Holila tidak pernah memeriksakan diri ke posyandu maupun puskesmas. Tidak ada petugas kesehatan yang tahu, jika dia sedang hamil tua. Ia mengaku malu karena sebelumnya sudah memiliki lima orang anak.
“Ini berisiko tinggi. Ini mengingatkan kita semua. Kalau hamil harus menyampaikan supaya bisa kita jaga semua. Kader posyandu bisa aktif,” kata Hendy, berterima kasih kepada semua orang yang telah membantu Nurul Yakin dan Holila.
Usai pertemuan tersebut, Hendy menjelaskan alasannya memberikan nama Fatimah Azzahrah kepada anak keenam Holila dan Nurul Yakin itu. “Fatimah ini putri Rasulullah yang masuk surga tanpa dihisab. Fatimah Azzahrah artinya ‘yang bersemi’, ‘yang suci’. Jadi akan membawa keberkahan buat keluarga,” katanya kepada beritajatim.com.
Hendy mengaku tak punya rencana memberi nama anam Holila. “Langsung keluar dari bibir saya. Spontan, saya memberikan nama itu kalau berkenan. Mudah-mudahan. Nama itu sama dengan nama anak cucu saya. Semua nama belakang anak cucu saya Azzahrah. Masjid yang saya bangun juga belakangnya bernama Azzahrah, karena saya mencintai Fatimah Azzahrah, putri Rasulullah SAW,” katanya. [wir]






