Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto menyerahkan gajinya selama menjabat untuk warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang membutuhkan.
“Saya memang ingin ikhlas bekerja. Bukan karena Covid. Gaji kami selama jadi bupati, selama kami bekerja, saya serahkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Hendy.
Hendy menyebutnya sebagai bagian dari fastabikhul khoirot, berlomba-lomba mencari kebaikan. “Kalau kawan-kawan ada rezeki, teman-teman yang diberi rezeki lebih oleh gusti Allah, monggo kita membantu teman-teman yang lain, saudara kita yang lain,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”hendy-siswanto”]
Hendy sebenarnya tak ingin menyampaikan hal itu. Tapi ia beberapa kali ditanya wartawan. “Saya sebenarnya tidak mau ngomong. Selama jadi bupati saya tidak mau menerima gaji. Saya kembalikan kepada fakir miskin. Apalagi ada Covid sekarang, saya kembalikan,” katanya.
Bagaimana mekanismenya? “Ya potong saja selesai. Untuk gaji saja, jangan yang lain-lain, karena saya punya keluarga. (Potong gaji) sampai saya selesai jadi bupati. Kalau saya dua kali jadi bupati ya dua kali potong semuanya,” katanya. [wir/ted]






