Jember (beritajatim.com) – Bupati Muhammad Fawait menghargai proses dalam upaya pencapaian prestasi di bidang olahraga. Namun dia mengingatkan bahwa hasil dari proses tersebut juga penting.
Hal ini disampaikan Fawait saat berpidato dalam acara perkenalan skuat klub sepak bola Persid untuk kompetisi Liga 4 Musim 2025-26, di Hotel Fortuna Grande, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (1/12/2025) malam.
“Saat bertemu KONI kemarin, saya bilang, ‘Pak, saya ini orang basic ekonomi S1, S2, S3. Saya menghargai proses, tapi hasil juga penting. Kalau KONI ke depan masih juara 20, ya enggak usah KONI-KONIan lagi’. Sama kayak Persid Jember ini, Sekarang Macan Raung, jangan sampai nanti kita jadi Meong Raung,” kata Fawait.
Namun Fawait percaya Persid akan berprestasi. “Kalau bersungguh-sungguh, saya yakin, kita akan jauh lebih baik dibanding hari ini. Pemkab Jember siap men-support semuanya, karena sudah saatnya anak-anak Jember membuktikan bisa membawa Jember Baru Jember Maju,” katanya.
Bupati Fawait menegaskan komitmen untuk membantu Persid agar bisa naik level dari Liga 4 ke Liga 3. Pemkab Jember telah mengalokasikan anggaran Rp 450 juta dalam APBD 2026 untuk Persid. “Kalau nanti naik kasta, pasti akan jauh lebih besar dibanding hari ini. Itu janji dan komitmen saya,” katanya.
“Anak muda itu biasanya yang dipegang adalah janjinya. Abah saya pernah berpesan, kalau sudah anak muda punya keinginan, gunung pun bisa dibelah. Kalau tidak bisa, maka kita ragukan kepemudaannya,” kata Fawait.
Bupati Fawait yakin Persid Jember akan segera naik kasta. “Saya yakin kalau kita bersama-sama, mudah-mudahan lima tahun ke depan bisa lebih baik dibanding hari ini. Kalau tidak berhasil saya ragukan kepemudaannya kawan-kawan di Persid Jember,” katanya disambur tawa hadirin.
Persid Jember akan menjadi tuan rumah Grup H Liga 4 Jawa Timur, pada 11-15 Desember 2025. Macan Raung akan menjamu Baruna Nusantara (11 Desember), Persebo Muda Bondowoso (13 Desember), dan Banyuwangi Putra (15 Desember).
Manajer Persid Sholahuddin Amrulloh berjanji akan berjuang bersama dalam kompetisi Liga 4. “Karena bupati kita muda, semangat Persid juga harus luar biasa. Kita semangat muda, harus terus berlari dan berjuang. Jangan pernah lelah dan jangan pernah menyerah.,” katanya. [wir]






